Minggu, 16 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Terminal Internasional Bandarwangi Ditarget Selesai 40 Hari

17 November 2018, 07: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

DILEBARKAN: Sejumlah pekerja melakukan pekerjaan renovasi gedung VVIP Bandara Banyuwangi yang akan digunakan sebagai terminal internasional.

DILEBARKAN: Sejumlah pekerja melakukan pekerjaan renovasi gedung VVIP Bandara Banyuwangi yang akan digunakan sebagai terminal internasional. (Shulhan Hadi/RaBa)

BLIMBINGSARI – PT Angkasa Pura II mengebut persiapan perubahan status Bandara Banyuwangi (Bandarwangi) menjadi bandara internasional. Salah satu persiapan yang sedang dilakukan saat ini adalah pembangunan terminal internasional.

Terminal internasional akan menggunakan gedung very-very important person (VVIP) milik Pemkab Banyuwangi. Gedung VVIP itu direnovasi untuk digunakan sebagai terminal keberangkatan dan kedatangan penumpang rute internasional.

Manager Maintenance and Facility PT Angkasa Pura II Banyuwangi Andry Lesmana mengungkapkan, kegiatan pembangunan renovasi gedung VVIP sudah dimulai sejak Senin lalu. Sesuai rencana, pembangunan terminal internasional akan memakan waktu selama 60 hari.

Meski alokasi waktu yang disediakan 60 hari kerja, namun pihaknya mengupayakan agar pekerjaan rampung lebih cepat. ”Kita targetkan 40 hari pekerjaan selesai,” kata Andry.

Saat ini, pengerjaan diutamakan di sisi timur bangunan. Tembok sisi timur dibuka untuk perluasan gedung. Ruangan itu akan digunakan sebagai ruang tunggu penumpang. ”Ruangan itu akan mampu menampung sekitar 120 kursi penumpang,” jelasnya.

Selain untuk ruang tunggu penumpang, juga akan digunakan sebagai tempat Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina. Di samping untuk keperluan penumpang, saat ini bandara juga diperkuat dengan kehadiran sejumlah fasilitas pendukung. Mulai dari runway sweeper (mesin sapu landasan) hingga tractor mower (mesin pemotong). Semuanya sudah didatangkan. ”Mesin tambahan sudah tiba kemarin,” terangnya.

Untuk dukungan pasokan listrik, daya listrik juga sudah ditambah dari 240 kilovolt ampere (kva) menjadi 865 kva. Selain listrik PLN, genset pendukung juga ditambah dari 125 kva menjadi 1.000 kva. ”Semua kita upgrade,” terangnya.

Pada akhir tahun, tambah Andry, bandara juga menyediakan satu set radio komunikasi IGCS. Tidak hanya itu satu set conveyor belt BHS (Baggage Handling System) juga akan didatangkan pada Desember nanti. ”Radio tahun ini terpasang, untuk BHS tahun ini tiba tapi dirakit Januari,” tambahnya.

(bw/sli/ics/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia