Rabu, 21 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Sampah Menumpuk di Aliran Sungai, Ini yang Dilakukan Korsda Air

Kamis, 08 Nov 2018 10:35 | editor : Ali Sodiqin

MENUMPUK: Sampah rumah tangga dari TPS Cangaan, Desa Genteng Wetan menumpuk di Ddam Seng, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Selasa (6/11).

MENUMPUK: Sampah rumah tangga dari TPS Cangaan, Desa Genteng Wetan menumpuk di Ddam Seng, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Selasa (6/11). (Korsda Genteng For RaBa)

GENTENG - Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Genteng menegur pengelola sampah di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Selasa (6/11). Sebab, sampah yang dibuang ke sungai menyebabkan aliran sungai dipenuhi sampah.

Korsda Genteng Ali Mufad mengatakan sudah lama melihat pembuangan sampah di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan itu. Selain tidak dikelola dengan baik, petugas tempat pembuangan sampah (TPS) Cangaan sengaja membuang sampah ke sungai. “Sampah hanya dibakar, sebagian dibuang ke sungai,” ujarnya.

Gara-gara sampah di buang ke sungai itu, aliran sungai dipenuhi sampah. Setiap Minggu, petugas dari Dinas Pengairan Banyuwangi membersihkan sampah itu. “Dam Seng di Desa Yosomulyo (Kecamatan Gambiran) penuh dengan sampah,” ungkapnya.

Ali Mufad mengaku telah memberi peringatan kepada pengelola TPS Cangaan, Desa Genteng Wetan itu sebanyak dua kali. Tapi, surat teguran yang diberikan tidak dihiraukan. “Belum ada etikat baik dari pengelola TPS Cangaan,” katanya.

Sampai saat ini, lanjut dia, pengelola TPS masih membuang sampah ke lokasi TPS dan banyak yang dibuang ke sungai. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi.

Sementara itu, Pj Kepala Desa Genteng Wetan Nur Kholis mengatakan, tidak ada warga yang komplain terkait TPS di Desa Cangaan, Desa Genteng Wetan itu. Lokasi TPS itu sengaja disewa oleh pengelola untuk menampung sampah warga. “Selama tidak ada komplain dari warga, TPS itu akan terus beroperasi,” katanya. (abi)

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia