Rabu, 21 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Kesehatan

Hanya di RS Al Huda! Layanan Pasien Jantung Bisa Tiap Hari

Rabu, 07 Nov 2018 16:30 | editor : Ali Sodiqin

DISPLAY: Ruang ICU dengan petugas terlatih dan perlengkapan yang lengkap di RS Al Huda.

DISPLAY: Ruang ICU dengan petugas terlatih dan perlengkapan yang lengkap di RS Al Huda. (RS Al Huda Genteng For RaBa)

GAMBIRAN - Semakin lengkap layanan di RS Al Huda dengan bertambahnya dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. Sejak November 2018, dokter Hidayanto Perdana SpJP bersinergi dengan seniornya dokter Rika Yeni Prihatini SpJP di RS Al Huda.

Semakin mudah masyarakat Banyuwangi bagian selatan mendapat pelayanan spesialis jantung karena di RSAH buka setiap hari mulai Senin sampai Jumat pukul 16.00 sampai pukul 19.00.

Manajer Pelayanan Medik RS Al Huda dokter Suryadinata mengatakan, beberapa waktu terakhir ini, kejadian serangan jantung mendadak memang cenderung meningkat. Di RS Al Huda, kata dia, dilaporkan jumlah pasien penyakit jantung koroner (PJK) seperti IMA dan Unstable Angina masih menduduki 10 besar kasus terbanyak, baik di rawat inap maupun di rawat jalan. ”Rata-rata ratusan pasien dirawat dengan PJK setiap bulan. Sebanyak 6 persen dari jumlah tersebut meninggal dunia saat dirawat,” ujarnya.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RSAH dokter Hidayanto Perdana SpJP menjelaskan, penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyakit jantung yang terutama disebabkan karena penyempitan arteri koronaria. Ini akibat proses kekakuan pembuluh darah jantung (aterosklerosis) atau spasme, atau kombinasi keduanya. ”Penyakit ini masih menjadi masalah di negara maju maupun negara berkembang,” ujar lelaki yang akrab dipanggil Dana itu.

Faktor risiko penyebab penyakit ini dapat dibedakan menjadi dua. Yang pertama adalah faktor risiko yang dapat diubah. Yang kedua adalah faktor risiko yang tidak dapat diubah. Faktor risiko yang dapat diubah yaitu merokok, darah tinggi, diabetes melitus, kegemukan, stres, diet tinggi kalori dan lemak, kurang olah raga, dan lain-lain.

Menurut Dana, faktor risiko tersebut dapat dihindari dengan mengubah gaya hidup. Dari sebelumnya gaya hidup tidak sehat, menjadi gaya hidup yang sehat. Contohnya seperti berhenti merokok, menghindari makanan berlemak, kontrol tekanan darah dan kontrol gula darah yang baik, berolah raga, serta menjaga berat badan ideal. ”Sedangkan faktor risiko yang tidak dapat diubah antara lain usia, riwayat keluarga, jenis kelamin dan etnis,” jelasnya.

Karena itu, masyarakat yang membutuhkan pelayanan spesialis jantung, bisa datang langsung ke klinik spesialis jantung RSAH atau dapat menghubungi di nomor telepon 0333-842034 ext 317.

(bw/*/rbs/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia