Rabu, 21 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Hadapi Porprov Jatim 2019, Forki Fokus Kata Beregu

Rabu, 07 Nov 2018 09:00 | editor : Ali Sodiqin

JADI ANDALAN: Penampilan Kata Beregu saat pembukaan Porkab Banyuwangi, September 2018 lalu.

JADI ANDALAN: Penampilan Kata Beregu saat pembukaan Porkab Banyuwangi, September 2018 lalu. (Fredy Rizki/RaBa)

BANYUWANGI – Cabang olahraga karate Banyuwangi membidik target lebih tinggi di Porprov Jatim 2019 mendatang. Jika pada Porprov Jatim edisi 2015 lalu, mereka hanya berhasil membawa dua medali; perak dan perunggu, tahun depan karate menargetkan medali tambahan dari kelas Kata Beregu.

Ketua Harian Forki Banyuwangi Susatyo Yulidaryanto mengatakan, sudah ada dua puluh atlet yang disiapkan untuk kerangka tim karate proyeksi Porprov Jatim 2019. Mereka diambil dari berbagai perguruan karate di Banyuwangi. Tentu, imbuh Yuli, dengan mempertimbangkan prestasi mereka di event-event yang selama ini diikuti Forki. Selain atlet-atlet perorangan, di dalamnya juga ada atlet yang akan diturunkan di kelas kata beregu. Nah, kelas inilah yang diproyeksikan untuk bisa mendulang medali di Porporv mendatang.

”Kalau untuk kelas lainnya kita memang harus bersaing ketat dengan kabupaten kota lainnya. Potensi medali kelas perorangan tetap ada tapi yang beregu paling kita bidik untuk bisa mencuri medali,” ungkapnya.

Karena itu, setelah Porkab Banyuwangi September lalu, sudah ada beberapa atlet dari perguruan Inkai yang disiapkan untuk menjadi tim kata beregu Forki Banyuwangi. Dikatakan Yuli, mereka sudah sering turun di beberapa kejuaraan dan membawa pulang medali. Salah satunya di event Piala Wali Kota Surabaya. Di sana Kata Beregu dari Banyuwangi berhasil membawa pulang medali perunggu.

”Insya Allah kita targetkan bisa membawa pulang medali dari kelas ini. Selama ini persaingan di kelas ini tetap banyak. Cuma tidak terlalu ketat. Karena itu, meski pelatihannya cukup sulit, kita upayakan untuk tetap bisa mendapatkan tim Kata Beregu yang kompak,” tegasnya.

Saat ini, tim Kata Beregu Banyuwangi yang disiapkan di antaranya Dika Lutfiana, Aqidatul Izzag, dan Novani Pradinda. ”Ketiganya dari Inkai. Ada juga yang dari perguruan lain. Cuma kalau bisa dari satu perguruan, supaya tidak sulit menjalin kekompakannya. Apalagi di karate beda aliran sedikit bisa mempengaruhi gerakan,” pungkasnya.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia