Rabu, 21 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Rem Blong, Nabrak Pohon, Pelajar Tewas di Lereng Ijen

Selasa, 06 Nov 2018 10:50 | editor : Ali Sodiqin

RIENGSEK: Motor yang dikendarai korban tewas, Rio Taufiq, dan korban gegar otak, Riko Sandi Kristian.

RIENGSEK: Motor yang dikendarai korban tewas, Rio Taufiq, dan korban gegar otak, Riko Sandi Kristian. (Fredy Rizki/RaBa)

LICIN –  Dua pengunjung Ijen mengalami celaka di dekat tanjakan maut Erek-Erek, lereng Gunung Ijen, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Minggu (4/10). Sepeda motor yang mereka kendarai menabrak pohon besar di dekat Erek-Erek. Satu orang tewas, satunya menderita patah tulang.

Korban tewas adalah  Rio Taufiq, 17, seorang pelajar asal Cluring. Meski selamat dari maut, seorang temannya, Riko Sandi Kristian, 17, menderita gegar otak.

Dari keterangan saksi di lokasi, Rio berboncengan bersama temanya Riko Sandi Kristian dengan mengendarai sepeda motor  bernopol P 5825 WX. Keduanya turun dari Ijen pukul 07.00. Begitu melewati jalur letter S di pondok gantasan, kendaraan yang dikemudikan pemuda asal Dusun Tapansari, Desa Sraten, Kecamatan Cluring itu bukanya semakin pelan, tetapi malah melaju kencang.

Diduga remnya blong, motor yang mereka kendarai langsung menabrak pohon di pinggir jalan. Rio, pelajar kelas 10 SMK 17 Agustus Cluring tewas di lokasi kejadian. Petugas kepolisian yang datang awalnya sempat kesulitan mengungkap identitas Rio karena yang bersangkutan tidak memiliki SIM.

Sedangkan Riko yang ada di belakang harus dilarikan ke RSUD Blambangan karena menderita sejumlah luka serius dan patah tulang. “Sopir langsung meninggal dunia di lokasi, sedangkan yang dibonceng masih dirawat. Dugaan kendaraan tersebut mengalami rem blong sehingga tidak bisa dikendalikan sampai menabrak pohon,” ujar Kanit Laka Polres Banyuwangi, Ipda Ardhy Bita Kumala.

Yudi, petugas kamar mayat RSUD Blambangan menuturkan, korban meninggal dunia karena mengalami gegar otak di bagian kepala depan sehingga menimbulkan pendarahan. Jenazah korban langsung diambil oleh pihak keluarga. Sedangkan korban yang selamat dirujuk ke RS Al Huda untuk melakukan perawatan lanjutan karena dekat rumahnya. ”Korban yang duduk di belakang masih belum sadar. Kita rujuk ke RS Al Huda untuk CTScan,” tandasnya.

(bw/fre/aif/als/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia