Rabu, 21 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Gelar Pacuan Kuda, Pordasi Berharap Masuk KONI Lagi

Senin, 05 Nov 2018 16:15 | editor : Ali Sodiqin

BERPACU: Para joki memacu lari kuda sandel yang mereka tunggangi dalam race di Pancoran, Desa Karangbendo, Minggu (4/11).

BERPACU: Para joki memacu lari kuda sandel yang mereka tunggangi dalam race di Pancoran, Desa Karangbendo, Minggu (4/11). (Shulhan Hadi/RaBa)

ROGOJAMPI – Animo masyarakat dalam hal pacuan kuda tampaknya cukup tinggi. Pacuan kuda yang digelar di Pancoran, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Minggu siang (4/11) berhasil menarik antusiasme warga. Para joki yang ambil bagian datang dari berbagai daerah di Jawa Timur. Mulai dari Tretes, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi sendiri.

Mundir, 38, salah satu pemilik kuda pacuan dari Desa Sraten, Kecamatan Cluring, menyebutkan, kegiatan ini sangat mereka tunggu-tunggu. Bahkan, jika ini dimaksudkan untuk pembibitan atlet, penyelenggaraan pacuan kuda seperti ini harus bisa lebih sering digelar. ‘’Ya, setidaknya setahun tiga kali lah,” ucapnya.

Agus Romadon, salah satu panitia mengungkapkan, acara ini digelar untuk memberikan wadah para pemilik kuda pacuan di Banyuwangi untuk saling menjajal kemampuan kuda maupun joki yang dimiliki. ’’Di Banyuwangi ini kurang lebih ada 30-an kuda yang siap digunakan pacuan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pria yang juga Humas Pordasi mengungkapkan, saat ini Pordasi Banyuwangi baru saja membentuk kepengurusan baru. Dan acara ini merupakan acara pertama yang digelar. Dia berharap, dengan adanya keseriusan ini, pemerintah dan KONI Banyuwangi bisa kembali melirik dan merangkul para penggiat olahraga kuda lagi ke dalam KONI. “Harapannya agar kita bisa masuk KONI lagi,” harapnya.

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia