Rabu, 21 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Bawa Pulang Tujuh Medali di Jatim Open, Ini Sikap PBSI....

Jumat, 02 Nov 2018 16:30 | editor : Ali Sodiqin

MENANG SETENGAH: Atlet PBSI Banyuwangi berhasil membawa pulang tujuh medali di Jatim Junior Open, Rabu (31/10).

MENANG SETENGAH: Atlet PBSI Banyuwangi berhasil membawa pulang tujuh medali di Jatim Junior Open, Rabu (31/10). (PBSI Banyuwangi for RaBa)

BANYUWANGI – PBSI Banyuwangi menurunkan 13 atlet bulu tangkis di Kejuaraan Jatim Junior Master yang berlangsung pada 28–31 Oktober lalu.

Hasilnya, Banyuwangi berhasil membawa pulang tujuh medali. Dengan rincian satu emas, dua perak, dan empat perunggu. Hasil ini pun dianggap melampaui target PBSI yang sebelumnya hanya memasang lima medali di kejuaraan kali ini.

Berbekal 13 atlet terbaik yang turun di Porkab Banyuwangi lalu, tim bulu tangkis Banyuwangi berhasil membawa emas melalui Auberta Z. Kemudian dua perak dari Amanda Chintya dan Rafi Ahmad S. Empat perunggu masing-masing diperoleh Dyajeng Tri Hayuningtyas, Gilang Cahya, M. Nazriel Hikmal, dan M. Ahdan Alghifari.

”Ini sudah melampaui target kita. Padahal persaingan cukup ketat. Semua atlet yang turun adalah atlet junior yang kita siapkan untuk masa depan bulu tangkis di Banyuwangi,” terang Aditya Wahyono, Binpres PBSI Banyuwangi.

Adit menambahkan, untuk program regenerasi atlet tetap dijalankan PBSI. Di samping persiapan cabor tersebut untuk mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2019 mendatang.

Terkait Porprov Jatim, Adit mengatakan, masih ada dua kejuaraan lagi yang akan digunakan oleh PBSI untuk melihat kesiapan atletnya untuk diturunkan di event empat tahunan itu. Yaitu kejuaraan provinsi di bulan November dan seleksi khusus untuk Porprov secara internal di bulan Desember. Baru setelah kedua event itu diikuti, cabornya baru bisa menentukan siapa yang akan diturunkan.

Tetapi di atas kertas, kata Adit, sudah ada 13 nama yang dianggapnya cukup mumpuni. Enam di antaranya atlet yang dibina langsung PBSI Banyuwangi. Sedangkan tujuh lainnya adalah atlet yang mengikuti beberapa klub di luar kota.

”Kalau yang turun di junior master ini meskipun kecil, level mereka sudah bagus. Bisa diproyeksikan untuk jangka panjang,” tandasnya.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia