Rabu, 21 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Meranggas Dua Minggu, Ringin Watukebo Mulai Bersemi Kembali

Kamis, 01 Nov 2018 11:10 | editor : Ali Sodiqin

DAUN BERGUGURAN: Pohon yang tumbuh besar ini hanya menyisakan ranting dan terkesan akan mati, padahal ini adalah proses adaptasi tanaman.

DAUN BERGUGURAN: Pohon yang tumbuh besar ini hanya menyisakan ranting dan terkesan akan mati, padahal ini adalah proses adaptasi tanaman. (Shulhan Hadi/RaBa)

BLIMBINGSARI – Pohon yang tumbuh rimbun di simpang tiga Desa Blimbingsari-Watukebo, Kecamatan Blimbingsari. ini sejak dua pekan lalu tampak meranggas. Semua dedaunan rontok dan hanya menyisakan rating-ranting. Hal ini cukup berbeda dengan tanaman di sekitarnya yang terlihat masih hijau. Proses adaptasi ini terjadi tidak lain karena cuaca panas yang terjadi cukup lama.

Menurut Saad, 56, pedagang yang berjualan di bawah pohon ”kayu apa”, banyak warga menyebut tanaman tersebut dengan nama pohon beringin. Padahal, pohon ini berbeda dengan beringin. Sebelumnya, di tempat yang sama memang tumbuh pohon beringin. ”Dulu memang ada beringin di sini. Tapi sudah mati. Ini beda,” ujarnya.

Setiap tahun saat musim kemarau, pohon ini akan meranggas sampai benar-benar tidak menyisakan daun. Biasanya, peristiwa tersebut berlangsung selama dua minggu menjelang musim hujan tiba. ”Ini sudah mulai semi daunnya,” ucapnya.

Dia menambahkan, orang-orang menjadikan lokasi pohon tersebut untuk penanda rute bagi yang mau menuju Desa Watukebo. ”Ya kalau ada yang bilang Ringin Watukebo, ya di sini,” terangnya.

(bw/sli/als/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia