Rabu, 21 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Kesehatan

Bayi Kembar Tiga Lahir Tanpa Operasi

Rabu, 31 Oct 2018 08:50 | editor : Ali Sodiqin

SUBUR: Tiga bayi kembar yang lahir di RSUD Blambangan 16 Oktober 2018 lalu.

SUBUR: Tiga bayi kembar yang lahir di RSUD Blambangan 16 Oktober 2018 lalu. (RSUD Blambangan For RaBa)

BANYUWANGI - Raut bahagia tampak dari pasangan suami istri Juwariyah, 37, dan Fathor Rozi. Juwariyah melahirkan anak ketiganya yang kembar tiga secara normal pada 16 Oktober lalu. Dengan ditolong tim Bidan Ruang Bersalin yang juga berkolaborasi dengan Dokter Spesialis Kandungan RSUD Blambangan.

Awalnya, sekitar pukul 07.00, Juwariyah merasakan ingin meneran. Setelah diperiksa oleh bidan, hasilnya pembukaan sudah lengkap. Karena itu, pasien dipimpin untuk meneran. Selang waktu 15 menit kemudian, bayi kembar yang pertama berhasil lahir. Sekitar 10 menit kemudian, bayi kembar yang kedua menyusul lahir.  Berikutnya diikuti lima menit kemudian, bayi kembar yang ketiga berhasil dilahirkan.

Bayi kembar tiga tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan berat masing-masing 1.400 gram, 1.600 gram, dan 1.200 gram. Ketiga bayi tersebut diberi nama Muhammad Khofi Jauhari, Muhammad Taufiqur Rohman, dan Muhammad Syahrul Fuad.

Persalinan bayi kembar tiga tersebut terasa istimewa.  Karena persalinan kembar biasanya dilahirkan secara operasi. Tetapi kali ini, bayi kembar tiga berhasil dilahirkan secara normal.

Persalinan tersebut bukanlah hal yang mudah. Mengingat posisi bayi dalam perut yang presentasinya berbeda yakni presentasi bokong, kepala, dan kepala. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan tim penolong persalinan yang terampil dan cekatan.

Keberhasilan tersebut juga tidak luput dari Tim Bidan Triplet RSUD Blambangan. Triplet (Kontribusinya Komplet), yakni komplet mulai dari pengawasan, pemeriksaan, kolaborasi dengan SpOG. Akhirnya, tim melakukan proses persalinan dan pengendalian Haemorogic Post Partum  (HPP) alias perdarahan setelah melahirkan dengan baik. Sehingga ibu dan bayi lahir dengan sehat dan selamat.

Ilmu pengetahuan atau teori serta skill Bidan RSUD Blambangan tidak perlu diragukan lagi. Karena seluruh Bidan telah mengantongi sertifikat APN (Asuhan Persalinan Normal) dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat Obstetri dan Neonatus (PPGDON).

(bw/rbs/als/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia