Rabu, 21 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Pembobol SDK Budi Luhur Itu Akhirnya Diringkus Polisi

Jumat, 26 Oct 2018 17:25 | editor : Ali Sodiqin

TAK BERKUTIK: Anggota Reskrim Polsek Glenmore berhasil membekuk pembobol SDK Budi Luhur Karangharjo di Polsek Glenmore, Kamis (25/10).

TAK BERKUTIK: Anggota Reskrim Polsek Glenmore berhasil membekuk pembobol SDK Budi Luhur Karangharjo di Polsek Glenmore, Kamis (25/10). (Krida Herbayu/RaBa)

GLENMORE-Diduga sebagai pelaku pencurian di SDK Budi Luhur, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Agil Ardila Mabas, 27, warga Dusun Sidomakmur, RT 1 RW 2, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, ditangkap oleh anggota Polsek Glenmore saat berada di depan Indomaret Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Rabu (24/10).

Untuk keperluan pemeriksaan, tersangka langsung dibawa ke polsek. Polisi juga menyita sejumlah barang elektronik yang ditengarai sebagai hasil jarahan yang masih disimpan di rumahnya. ”Tersangka dan barang bukti (BB) kita amankan di polsek,” ujar Kapolsek Glenmore AKP Mujiono melalui Kanitreskrim Ipda Didik Hariyono   

Aksi pencurian di SDK Budi Luhur Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, itu terjadi pada Minggu (21/10). Dalam aksinya, pelaku masuk dengan cara mencongkel pintu kantor. ”Kejadiannya malam hari,” katanya.

Kanitreskrim mengaku, setelah mendapat laporan adanya pencurian di sekolah tersebut, pihaknya langsung datang ke lokasi dan melakukan olah TKP. ”Banyak barang yang diambil,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Dari keterangan pihak sekolah, jelas dia, barang yang hilang itu yaitu satu unit laptop merek Asus tipe X441SA warna silver hitam, satu unit notebook merek Lenovo warna hitam, satu unit laptop merek Compact warna hitam, satu unit laptop merek Asus warna gold, satu unit kamera digital merek Canon warna hitam, satu unit hard disk internal merek Samsung warna hitam, satu unit handphone (HP) merek Aldo warna biru, satu unit mic, dan uang tunai senilai Rp 13.422.000. ”Barang elektronik dan uang Rp 13 juta lebih,” ungkapnya.

Terbongkarnya kasus ini sendiri bermula dari informasi yang menyebut ada warga yang ingin menjual laptop di wilayah Kecamatan Glenmore. Polisi menyamar dengan berpura-pura akan membelinya. ”Kami menyamar sebagai pembeli. Agar tidak mencurigakan, kami mengajak transaksi di luar Kecamatan Glenmore,” ungkapnya.

Untuk transaksi itu, terang dia, disepakati bertemu di depan Indomaret Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng. Saat bertemu itu, pelaku membawa satu unit notebook merek Lenovo warna hitam yang identik dengan barang yang hilang milik SDK Budi Luhur. ”Pelaku langsung kita tangkap,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, terang dia, pelaku mengaku masih menyimpan barang bukti di rumahnya. Ia menyebut pelaku kesulitan untuk menjual barang-barang tersebut. ”Tersangka kita ajak ke rumahnya untuk mengambil BB,” imbuhnya.

Saat berada di rumahnya, masih kata dia, sejumlah barang yang diduga hasil penjarahan di SDK Budi Luhur berhasil disita. ”Uang hanya tersisa Rp 82.400 dalam bentuk recehan,” katanya.

Dari data yang ada di kepolisian, jelas dia, Agil Ardila merupakan residivis. Sebelumnya, dia pernah berurusan dengan polisi saat berada di Bali. ”Pelaku beraksi sendiri, pengakuannya mencuri karena kebutuhan hidup,” katanya. (abi/c1)

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia