Selasa, 23 Oct 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Persaingan Hari Pertama Lebih Merata

Stage 1 Start Pemkab, Finis Rowobayu

Rabu, 26 Sep 2018 17:01 | editor : Ali Sodiqin

SIAP TEMPUR: Para pembalap BRCC menjajal rute yang akan dipakai untuk balapan hari ini (26/9).

SIAP TEMPUR: Para pembalap BRCC menjajal rute yang akan dipakai untuk balapan hari ini (26/9). (Ramada Kusuma/RaBa)

BANYUWANGI – Event balap sepeda International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2018 mulai digeber hari ini  (25/9). Para pembalap akan menempuh rute sepanjang 153,1 kilometer. Start dari depan kantor Pemkab Banyuwangi, finis di Rowobayu, Songgon.

Balapan akan dimulai pukul 10.00 dengan melibatkan 19 tim dari dalam dan luar negeri. Dari catatan Handbook ITdBI,  sepanjang rute 0 kilometer race sampai 143 kilometer, para pembalap masih akan disuguhi jalanan rata. Barulah pada 10 kilometer terakhir sebelum finis, pembalap akan memasuki jalanan dengan elevasi ketika melalui Desa Sragi, Kecamatan Songgon.

Chairman ITdBI Guntur Priambodo mengatakan, di race pertama para pembalap akan langsung disuguhi rute menanjak di kawasan Sragi, Songgon hingga finis di ketinggian sekitar 700 mdpl. ”Pada etape pertama langsung ditantang rute menanjak. Tanjakannya sudah masuk kategori dua dengan panjang tanjakan 10 km lebih. Di sini kita sudah bisa melihat siapa saja yang tergolong climber. Mereka bisa langsung mencari gap waktu di sini,” kata Guntur.

Sementara dari prediksi Event Director ITdBI 2018 Jamaluddin Mahmood, kompetisi ini akan semakin ketat setelah para pembalap dari negeri Para Mullah, Iran absen. Sehingga tim-tim balap sepeda unggulan dari Benua Eropa, Asia, dan Australia bakal bertarung memperebutkan gelar juara.

Tim-tim tersebut akan menurunkan para pembalap terbaiknya dari Asia hingga Eropa. Beberapa pembalap bahkan sudah langganan juara di event balap sepeda di Indonesia. Menurut Jamal, kualitas balap sepeda tahunan tersebut semakin kompetitif. Sebab, persaingan lebih merata. Potensi juara tidak didominasi tim-tim besar.

”Tahun ini kemampuan peserta yang ikut cukup balance. Meskipun mereka semua punya kelebihannya masing-masing. Ada tim yang unggul di rute flat, juga ada yang sangat jago di jalur tanjakan. Jadi kemenangan di tiap etape tidak akan didominasi oleh satu tim saja,” kata Jamal usai opening ceremony ITdBI tadi malam.

Jamal melanjutkan, tim yang patut diperhitungkan salah satunya St George Continental dari Australia yang baru saja merebut gelar juara tim di Tour de Siak 2018. Tak hanya itu, pembalap mereka, Matthew Zenovich, juga menjadi juara umum alias general classification di ajang tersebut.

Pembalap Selandia Baru 24 tahun itu bakal kembali turun untuk mengulangi hasil impresif tersebut di Banyuwangi. Selain St George, kata Jamal, tim Asia juga tak boleh diremehkan. Tim-tim spesialis tanjakan seperti Kinan Cycling Team dari Jepang, Terengganu Cycling Team Malaysia, Team Sapura Malaysia, dan Ningxia Sports Livial dari China bakal saling berhadap-hadapan.

”Tim tim ini harus diwaspadai karena memiliki pembalap yang merupakan raja tanjakan. Terutama yang paling kuat saat ini adalah Tim Kinan Jepang yang menduduki peringkat satu Asia,” kata Jamal.

Kinan Cycling Team akan menurunkan pembalap andalannya, yakni Thomas Lebas (Prancis), Salvador Guardiora (Spanyol), Yudai Arashiro (Jepang), dan Genki Yamamoto sang juara nasional Jepang yang jago di balap sprint. ”Thomas Lebas pernah juara umum Tour de Flores 2017. Kemampuannya pada jalur tanjakan sangat perlu diwaspadai. Di ITdBI ini siapa yang paling cepat menaklukkan tanjakan Ijen biasanya dia yang keluar sebagai juara,” kata Jamal.

Sementara itu, tahun ini ITdBI absen dari kepesertaan tim-tim asal Iran. Termasuk tim Iran yang menjadi juara ITdBI tahun lalu, yakni Pishgaman Cycling Team. Ini disebabkan jadwal penyelenggaraan ITdBI bersamaan dengan kejuaraan sepeda di Iran. ”Tahun ini, tim asal Iran memang absen sementara di ITdBI karena ada kejuaraan serupa yang bersamaan di negaranya. Namun kami pastikan, hal ini tidak akan mengurangi keseruan ITdBI 2018,” tandas Jamal. (fre/aif/c1)

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia