Selasa, 23 Oct 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Situbondo

Lapor ke Polisi karena Rumah Dibakar

Selasa, 31 Jul 2018 15:05 | editor : AF. Ichsan Rasyid

TINGGAL ABU: Rumah milik Kosri rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah.

TINGGAL ABU: Rumah milik Kosri rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah. (IZZUL FOR JAWAPOS.COM)

SITUBONDO- Kosri, warga Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa resmi melaporkan JL ke Mapolres SItubondo, kemarin (30/7). Pria yang karib dipanggil pak Daryono ini menduga bahwa JL sengaja membakar rumahnya. Penyebabnya, diduga dendam karena dilaporkan ke Perhutani atas dugaan pencurian kayu.

Menurut informasi, peristiwa itu bermula saat Kosri menyusuri hutan dan menemukan tumpukan 13 gelondong kayu jati. Kosri mencurigai kayu-kayu tersebut merupakan hasil kejahatan. Dia lantas melaporkan temuan tersebut ke Perhutani.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Resort Pemangku Hutan (KRPH) Bayeman, Suyono langsung mengamankan gelondongan kayu jati. Diduga kayu-kayu tersebut memang berasal dari kawasan hutan milik Perhutani.

Menurut Kosri, setelah melaporkan dugaan illegal loging, esok harinya JL langsung mendatangi rumahnya. Dia mengancam akan membakar rumah setiap orang yang melaporkan pencurian kayu.

“Setelah JL mengancam demikian,  pada malam harinya rumah terbakar.Kemungkinan besar karena sakit hati akibat laporan tersebut. Kalau tidak, kenapa harus mengancam akan membakar rumah,”  terang Kosri.

Kosri  menduga kuat ada empat orang pelaku illegal loging. Nama-nama terduga bahkan sudah dia sampaikan kepada perhutani. Namun sayang, hingga saat ini keempatnya tidak ditangkap.

Dikonfirmasi KRPH Bayeman, Suyono mengaku pihaknya telah mengamankan gelondongan kayu jati yang diduga hasil pencurian. “Yang saya amankan bukan 13 gelondong. Tapi hanya sembilan gelondong. Itu semua berasal dari tiga pohon jati yang ditebang oleh para pelaku. Jadi kalau 13 gelondong, itu tidak benar,” terangnya.

Penasehat hukum yang mendampingi korban, Ide Prima menyampaikan, ada indikasi kesengajaan yang dilakukan oleh oknum terlapor berinsial JL. Karena sebelumnya sudah ada ancaman terhadap korban.

“Kalau menurut saya, ini ada indikasi kuat memang sengaja dibakar oleh oknum berinisial JL. Sebab, sebelum kejadian sudah ada ancaman yang disampaikan kepada anak korban. Dan ternyata terjadi sungguhan,” terang Ide Prima.

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap motif yang dilakukan terlapor. “Rumah itu apa benar dibakar oleh orang yang tidak bertanggungjawab atau memang terbakar sendiri, kami masih tidak tahu. Jadi tunggu bagaimana hasil penyelidikan,”katanya.

Sebelumnya, rumah semi permanen milik Kosri ludes dilalap si jago merah Sabtu (29/7) malam. Beruntung pada kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa. Sebab saat rumahnya terbakar, Kosri dan isterinya sedang keluar rumah.

Tidak hanya rumah saja yang terbakar. Uang Rp. 3 juta dan sejumlah barang-berharga yang disimpan di dalam rumah juga tak berhasil diselamatkan. Yakni kacang tiga sak, beras satu sak, dan tembakau. (zul/pri)

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia