Minggu, 21 Oct 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Tiket Motorcroos Tidak Diporporasi

Senin, 30 Jul 2018 14:45 | editor : AF. Ichsan Rasyid

PARKIR: Tiket untuk menonton motorcroos di Dusun Tangjungrejo, Desa Kebundalem, Kecamatan Bangorejo, tidak diporporasi, kemarin (29/7).

PARKIR: Tiket untuk menonton motorcroos di Dusun Tangjungrejo, Desa Kebundalem, Kecamatan Bangorejo, tidak diporporasi, kemarin (29/7). (BAGUS RIO/JAWAPOS.COM)

BANGOREJO-Lomba balapan motor dalam motocross gastrack yang digelar di Dusun Tangjungrejo, Desa Kebundalem, Kecamatan Bangorejo, layak dipertanyakan. Tiket yang digunakan dalam acara itu ternyata tidak berporporasi, kemarin (29/7).

Padahal, tiket pada motorcross dan gastrack yang digagas warga Desa Kebondalem di sekitar Gunung Srawet itu, harganya tergolong cukup mahal. Untuk parkir, panitia menarik biaya Rp 5.000. Sedang untuk tiket masuk dikenakan Rp 20 ribu per orang. “Tiket tidak berporasi, berarti tidak pajak,” cetus Wahyu, 38, warga Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng.

Karena tidak diporporasi itu, terang dia, maka semua tiket yang dibuat untuk parkir dan tiket masuk oleh panitia langsung disobek. “Ini aneh sekali, tiket tidak dilakukan porporasi,” terangnya.

BERSIH: Tiket masuk untuk menonton motorcross tanpa ada porporasi, kemarin (29/7).

BERSIH: Tiket masuk untuk menonton motorcross tanpa ada porporasi, kemarin (29/7).

Tiket yang tidak dilakukan porporasi, masih kata dia, berarti tidak ada pemasukan untuk Pemkab Banyuwangi. Dan ini, sebenarnya tidak bisa dibenarkan. “Tidak ada yang masuk untuk PAD,” cetusnya.

Sayangnya, sampai berita ini ditulis panitia motorcroos gastrack di Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo  tidak bisa di konfirmasi. Camat Bangorejo, Taufiq juga tidak bisa dihubungi.(rio/abi)

(bw/rio/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia