Kamis, 13 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Events

Usung Tema Literasi, Ketapang Jadi Pemenang

Desa Buluagung Jawara Pelayanan Publik

28 Juli 2018, 09: 15: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

Usung Tema Literasi, Ketapang Jadi Pemenang

SRONO – Berakhir sudah rangkaian panjang kegiatan lomba Video Kreatif 2018. Malam final dikemas dalam acara awarding yang cukup atraktif di Balai Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Kamis malam lalu (26/7).

Pada ajang Video Kreatif session-3 kali ini, nama Desa Ketapang tampil sebagai bintang. Desa yang masuk wilayah Kecamatan Kalipuro itu seolah tampil sebagai juara umum. Desa yang dipimpin Kades Slamet Kasihono itu memborong dua award sekaligus.

KOMPAK: Kepala DPM-PD Zen Kostolani, Wabup Yusuf Widyatmoko, GM RaBa Bayu Saksono, Danramil Srono Kapten Misdari, Kapolsek Srono AKP Mulyono, Camat Banyuwangi Yusdi Irawan, dan Direktur JTV Banyuwangi Iqbal Mustika foto bersama para juara Video Kreatif 2018 di halaman Kantor Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Kamis malam (26/7).

KOMPAK: Kepala DPM-PD Zen Kostolani, Wabup Yusuf Widyatmoko, GM RaBa Bayu Saksono, Danramil Srono Kapten Misdari, Kapolsek Srono AKP Mulyono, Camat Banyuwangi Yusdi Irawan, dan Direktur JTV Banyuwangi Iqbal Mustika foto bersama para juara Video Kreatif 2018 di halaman Kantor Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Kamis malam (26/7). (BAGUS RIO/RABA)

Dengan mengusung tema literasi, Desa Ketapang sukses merajai kategori potensi lokal. Selain itu, video pendek tersebut juga sukses meraih like terbanyak di kanal YouTube. Hingga malam penjurian, video Desa Ketapang yang berdurasi 2 menit 44 detik itu berhasil meraih 947 likes.

PEMENANG: Wabup Yusuf Widyatmoko memberikan hadiah juara 1 kategori pelayanan publik kepada Desa Buluagung.

PEMENANG: Wabup Yusuf Widyatmoko memberikan hadiah juara 1 kategori pelayanan publik kepada Desa Buluagung. (BAGUS RIO/RABA)

Selain itu, Pemerintah Desa Ketapang tak hanya mengandalkan infrastruktur, mereka juga mengeksplorasi potensi sumber daya manusianya. ”Yang kita tonjolkan dalam video potensi desa kali ini adalah desa literasi. Bagi kami, di desa tidak hanya pembangunan infrastruktur, tapi yang tak kalah pentingnya adalah membangun SDM-nya,” ungkap Kades Ketapang Slamet Kasihono usai menerima penganugerahan.

RUNNER UP: Kepala DPM PD Zen Kostolani me­nye­rahkan hadiah juara II kategori pelayanan publik kepada Kades Genteng Wetan.

RUNNER UP: Kepala DPM PD Zen Kostolani me­nye­rahkan hadiah juara II kategori pelayanan publik kepada Kades Genteng Wetan. (BAGUS RIO/RABA)

Slamet mengatakan, video detik tersebut menonjolkan pembangunan SDM di Desa Ketapang. Mulai dari kesenian, kebudayaan, dan tentunya pendidikan literasi yang menjadi fokus utama. Seperti halnya pembukaan rumah baca, lapak baca, hingga panggung literasi. ”Meski tinggal di desa, kita turut menentukan masa depan bangsa ini. Untuk itu, kita mengambil penguatan literasi sebagai bekal kami untuk menghadapi tantangan global. Karena dengan literasi inilah akan menjadi data pembangkit pembangunan SDM,” ungkapnya.

JUARA KEDUA: GM JP-Radar Banyuwangi Bayu Saksono memberikan hadiah Kades Jelun sebagai juara II kategori potensi lokal desa.

JUARA KEDUA: GM JP-Radar Banyuwangi Bayu Saksono memberikan hadiah Kades Jelun sebagai juara II kategori potensi lokal desa. (BAGUS RIO/RABA)

Kades Slamet menambahkan, Desa Ketapang selama ini menjadi pintu gerbang Banyuwangi. Di desa ini terdapat pelabuhan yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Bali. Tak heran, banyak perusahaan yang membuka pabrik maupun gudang di sana. ”Potensi Ketapang yang demikian besar harus diimbangi dengan penguatan SDM. Kami tidak ingin warga kami hanya menjadi penonton di tengah kemajuan desanya,” tegasnya.

LIKE TERBANYAK: Danramil Srono Kapten Misdari dan Kapolsek Srono AKP Mulyono memberikan hadiah ka­te­­gori khusus, Juara Favorit kepada Kades Ketapang.

LIKE TERBANYAK: Danramil Srono Kapten Misdari dan Kapolsek Srono AKP Mulyono memberikan hadiah ka­te­­gori khusus, Juara Favorit kepada Kades Ketapang. (BAGUS RIO/RABA)

Sementara itu, kategori pelayanan publik dimenangkan Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung. Kemudian disusul oleh Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, dan Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo. (Selengkapnya lihat grafis)

DARI JAKARTA: Bupati Abdullah Azwar Anas menyapa penonton malam Awarding Video Kreatif 2018 yang berkumpul di halaman Kantor Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Kamis malam (26/7).

DARI JAKARTA: Bupati Abdullah Azwar Anas menyapa penonton malam Awarding Video Kreatif 2018 yang berkumpul di halaman Kantor Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Kamis malam (26/7). (BAGUS RIO/RABA)

Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko menyerahkan penganugerahan tersebut. Kedua video terbaik, kata Yusuf, bakal diikutsertakan dalam kompetisi serupa di tingkat provinsi. ”Kita patut bersyukur, acara lomba video kreatif potensi desa yang kita laksanakan kali ketiga ini, diadaptasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Jadi, dua video terbaik tahun ini, akan mewakili Banyuwangi di tingkat provinsi,” ujarnya.

JUARA UMUM: Wabup Yusuf Widyatmoko menyerahkan hadiah juara 1 kategori potensi lokal desa kepada Kades Ketapang.

JUARA UMUM: Wabup Yusuf Widyatmoko menyerahkan hadiah juara 1 kategori potensi lokal desa kepada Kades Ketapang. (BAGUS RIO/RABA)

Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas yang berada di Jakarta menyempatkan diri menyapa seluruh hadirin di arena awarding malam itu. Bupati Anas mengharapkan, penyelenggaraan kompetisi tersebut dapat merangsang desa untuk mengabarkan potensinya ke seluruh dunia. ”Gunakan pengantar atau teks dengan bahasa Inggris, agar bisa diakses di seluruh dunia,” pesannya.

(GRAFIS: REZA FAIRUZ/RABA)

Anas menambahkan, kegiatan tersebut bisa merangsang kreativitas lain yang berangkat dari potensi desa. ”Adakan workshop-workshop kreatif di desa untuk menggali potensi-potensi lain yang bisa dikembangkan,” harapnya.

(bw/rio/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia