Minggu, 16 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

40 Lembaga Raih Adiwiyata Kabupaten 2018

27 Juli 2018, 12: 05: 59 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

SIMBOLIS: Sekretaris DLH Banyuwangi Drs H Mokhamad Salehuddin (kiri) menyerahkan piagam penghargaan Adiwiyata Kabupaten tahun 2018 kepada Prayuwati, Kepala SDN 3 Karangrejo Banyuwangi.

SIMBOLIS: Sekretaris DLH Banyuwangi Drs H Mokhamad Salehuddin (kiri) menyerahkan piagam penghargaan Adiwiyata Kabupaten tahun 2018 kepada Prayuwati, Kepala SDN 3 Karangrejo Banyuwangi. (DLH FOR JAWAPOS.COM)

GIRI- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyerahkan piagam penghargaan peraih Adiwiyata Kabupaten tahun 2018 di aula kantor DLH, Senin lalu (23/7).

Acara yang dipimpin Sekretaris Dinas DLH Banyuwangi Drs H Mokhamad Salehuddin yang mewakili Kepala DLH Banyuwangi Husnul Chotimah dan dihadiri tim Adiwiyata Kabupaten Banyuwangi, Kasi Pengembangan Kapasitas dan Informasi Lingkungan DLH Banyuwangi Samsul Arief, dan perwakilan sekolah Adiwiyata tahun 2018.

ADIWIYATA KABUPATEN: Perwakilan 40 Lembaga sekolah Adiwiyata mengikuti arahan sekolah Adiwiyata yang digelar di aula kantor DLH Banyuwangi, Senin (23/7) kemarin.

ADIWIYATA KABUPATEN: Perwakilan 40 Lembaga sekolah Adiwiyata mengikuti arahan sekolah Adiwiyata yang digelar di aula kantor DLH Banyuwangi, Senin (23/7) kemarin.

Salehuddin mengatakan, acara digelar untuk memberikan pembinaan dan pengarahan sekaligus menyerahkan 40 surat keputusan (SK) penetapan dan piagam penghargaan sebagai sekolah peduli dan berbudaya lingkungan Adiwiyata. Penghargaan itu diberikan Bupati Abdullah Azwar Anas.

Salehuddin menjelaskan, setelah dilakukan verifikasi dokumen dan tinjau lapangan tim Adiwiyata Kabupaten, 40 lembaga pendidikan resmi meraih predikat sekolah Adiwiyata Kabupaten Banyuwangi tahun 2018. ”Awalnya ada 52 lembaga sekolah, namun yang lolos verifikasi dan mencapai nilai 56 untuk meraih predikat Adiwiyata Kabupaten sebanyak 40 lembaga,” ungkap Salehuddin.

Setelah menerima SK penetapan ini, 40 sekolah ini diharapkan untuk tetap semangat berkomitmen meningkatkan utamanya dalam pelestarian, pencegahan pencemaran, dan pencegahan kerusakan yang ada di lingkungan sekolah bersama-sama dengan warga sekolah. Semoga bisa menuju predikat yang lebih tinggi, yaitu ke tingkat provinsi yaitu ke jenjang predikat Adiwiyata Provinsi. ”Tidak hanya berhenti di situ DLH berharap, nanti bisa mencapai tingkat Adiwiyata tertinggi yakni di Asean Eco School,” harap Salehuddin.

Sementara itu, Kasi Pengembangan Kapasitas dan Informasi Lingkungan (PKIL) DLH Samsul Arief mengungkapkan, hingga saat ini, dari 1.516 lembaga di bawah naungan Dinas Pendidikan Banyuwangi, Cabang Dinas Kabupaten, dan Kemenag saat ini ada 128 sekolah berpredikat Adiwiyata. Rinciannya adalah 96 Adiwiyata Kabupaten, 16 Adiwiyata Provinsi, 10Adiwiyata Nasional, dan 6 Adiwiyata Mandiri.

Ke depan, diharapkan semua masyarakat berpartisipasi mewujudkan sekolah Adiwiyata. ”Karena, di Adiwiyata ini prinsipnya adalah edukasi, partisipatif, dan berkelanjutan, itu tiga prinsip Adiwiyata” Jelas Arief.

Arif menambahkan, DLH Banyuwangi setiap tahun melakukan dua kali bimtek, yakni di bulan Januari dan Oktober. Untuk bulan Oktober mendatang, kami akan gelar bimtek Adiwiyata bagi sekolah yang belum Adiwiyata. ”Targetnya 100 lembaga, sehingga di tahun 2019 sekolah mengikuti Bimtek diharapkan untuk mengusulkan dievaluasi agar siap menjadi sekolah Adiwiyata yang baru,” kata Arif. (*)

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia