Minggu, 21 Oct 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Nelayan Rajekwesi Tidak Berani Melaut

Jumat, 27 Jul 2018 19:00 | editor : Bayu Saksono

TERTEGUN: Para nelayan di Pantai Rajekwesi, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran terpaksa menganggur saat ombak besar melanda di Laut Selatan, kemarin (26/7).

TERTEGUN: Para nelayan di Pantai Rajekwesi, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran terpaksa menganggur saat ombak besar melanda di Laut Selatan, kemarin (26/7). (KRIDA HERBAYU/JPRG)

PESANGGARAN - Ombak besar yang terjadi di daerah Laut Selatan, membuat para nelayan di Pantai Rajekwesi, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, tidak ada yang berani melaut. Se­dikitnya 200 perahu terpaksa harus bersandar di pantai.

Salah satu nelayan, Sobirin, 42, asal Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran mengatakan, selain khawatir terjadi kecelakaan, ombak besar dan angin kencang itu membuat ikan hasil tangkapan menjadi sedikit. “Sudah tiga hari para nelayan tidak melaut, para pedagang dan tengkulak juga tidak datang karena stok ikan tidak ada,” ujarnya.

Karena tidak bekerja, para nelayan itu kini be­kerja serabutan. Tapi, di antara nelayan juga ada yang memperbaiki kapal, jarring, dan me­sinnya. “Harapan kami ombak segera bersahabat, agar saya dan teman-teman dapat melaut lagi,” ungkapnya.

Nelayan lainnya, Suyono, 38, mengungkapkan jika dipaksakan melaut, maka hasil tangkapan juga sedikit. Ombak besar itu memang sering muncul mulai Juni hingga September. “Saat ini yang bisa dilakukan para nelayan hanya menunggu ombak kembali mereda,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasatpolairud) Polres Banyuwangi, AKP Subandi, menuturkan gelombang besar itu sudah terjadi sejak dua bulan lalu. Dia mengimbau para nelayan yang beraktivitas di perairan Laut Selatan untuk berhati-hati dan lebih waspada. Sebab, ombak hingga Agustus masih tinggi.

“Gelombang besar di wilayah selatan mencapai lima meter. Para personel sudah saya perintahkan untuk mengimabu para nelayan agar tidak melaut,” cetusnya.

(bw/kri/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia