Minggu, 21 Oct 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

Pendapatan APBD 2019 Turun Rp 851 Miliar

Rabu, 25 Jul 2018 10:20 | editor : AF. Ichsan Rasyid

BAHAS KUA-PPAS : Anggota DPRD mengikuti paripurna penyampaian nota pengantar pembahasan KUA-PPAS APBD 2019, Senin lalu.

BAHAS KUA-PPAS : Anggota DPRD mengikuti paripurna penyampaian nota pengantar pembahasan KUA-PPAS APBD 2019, Senin lalu. (SIGIT HARIYADI/JAWAPOS.COM)

BANYUWANGI – Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 lebih cepat dari tahun lalu. Tahun lalu, KUA-PPAS APBD 2018 baru dibahas pada bulan Oktober, sementara tahun sudah dibahas pada Juli ini.

Pembahasan pertama KUA-PPAS adalah penyampaian nota pengantar Bupati Abdullah Azwar Anas KUA-PPAS dalam rapat paripurna DPRD Senin lalu (23/7). Dalam nota pengantar itu, Anas menyampaikan pendapatan dan belanja daerah pada KUA-PPAS APBD 2019 diproyeksi turun dibanding APBD 2018.

Pada APBD 2019, pendapatan daerah diproyeksi sebesar Rp 2,13 triliun. Angka itu berkurang sekitar Rp 851,9 miliar atau setara 28,58 persen dari pendapatan daerah yang ditetapkan APBD 2018 sebesar Rp 2,98 triliun.

Pendapatan daerah tersebut berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) yang diproyeksi naik 7,5 persen dari Rp 527,38 miliar pada APBD 2018 menjadi Rp 566,93 miliar pada KUA-PPAS APBD 2019. Berbeda dengan PAD, dua pos pendapatan yang lain, yakni dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah, diproyeksi mengalami penurunan.

Selain itu, kata Anas, dana perimbangan pada APBD 2018 sebesar Rp 1,92 triliun. Namun, pada KUA-PPAS APBD tahun depan, dana perimbangan diproyeksi hanya sebesar Rp 1,46 triliun atau turun sebesar Rp 457,93 miliar (23,87 persen). Sedangkan lain-lain pendapatan yang sah diproyeksi turun 81 persen lebih, tepatnya dari Rp 534,95 miliar pada APBD 2018 menjadi 101,43 miliar pada tahun depan.

Penurunan juga terjadi pada pos belanja daerah. Belanja daerah tahun depan diproyeksi sebesar Rp 2,15 triliun atau turun Rp 860,90 miliar (28,6 persen) dibanding tahun lalu. Pada APBD 2018, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp 3,01 triliun. (afi)

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia