Jumat, 19 Oct 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Events

Sepuluh Desa Jadi Finalis

Rabu, 25 Jul 2018 09:45 | editor : Bayu Saksono

Sepuluh Desa Jadi Finalis

BANYUWANGI – Penjurian video kreatif sesi-3 tahun 2018, akhirnya rampung digelar kemarin. Berbeda dari edisi sebelumnya, tim juri terpaksa melaksanakan penjurian hingga dua hari untuk menentukan sepuluh tim yang jadi finalis lomba video kreatif kali ini.

Dari penjurian ini, terpilih sepuluh video finalis yang tergabung dalam dua kategori, yakni kategori pelayanan publik dan kategori potensi desa. Adapun 10 finalis itu adalah Desa Genteng Wetan, Desa Glagahagung, Desa Buluagung, Desa Karangmulyo, Desa Purwoharjo, Desa Aliyan, Desa Kemiren, Desa Jajag, Desa Jelun, dan Desa Ketapang.

”Kesepuluh itu masuk dalam finalis lomba video kreatif. Tim juri telah bekerja keras untuk menjaring puluhan video yang sesuai dengan kriteria penilaian yang telah ditentukan,” ujar Kepala Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPM) Banyuwangi Zein Kostolani.

Dari sepuluh video itu, selanjutnya akan dipilih tiga juara untuk kategori potensi desa dan dua juara untuk kategori pelayanan publik. Satu juara akan diperebutkan sepuluh finalis dengan kategori video favorit penonton. Video akan diunggah ke melalui kanal YouTube.

SERIUS: Tim gabungan dari JTV Banyuwangi, Jawa Pos Radar Banyuwangi, dan DPMPD memelototi karya para peserta video kreatif session-3 tahun 2018.

SERIUS: Tim gabungan dari JTV Banyuwangi, Jawa Pos Radar Banyuwangi, dan DPMPD memelototi karya para peserta video kreatif session-3 tahun 2018. (SHULHAN HADI/RABA)

Pemenang video favorit akan ditentukan melalui perolehan like terbanyak. Awarding akan dilaksanakan di halaman Balai Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, besok (26/7).

Zein Kostolani berharap, melalui video ini pihak desa bisa lebih mudah dalam melakukan promosi potensi yang dimiliki, baik pariwisata, perekonomian, maupun sosial kepada masyarakat luas. Selain itu, video ini juga berguna sebagai ajang sosialisasi pelayanan kepada masyarakat. ”Diharapkan potensi desa terangkum dan bisa menyebar melalui audio visual,” terangnya.

(bw/sli/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia