Jumat, 19 Oct 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Kodrat Kembali Bidik Pole Position

Kejurda Jatim 2018

Selasa, 24 Jul 2018 18:45 | editor : Bayu Saksono

LATIHAN KERAS: Atlet Kodrat Banyuwangi tengah berlatih di Pantai Boom sebelum mengikuti Kejurda di Malang pekan depan.

LATIHAN KERAS: Atlet Kodrat Banyuwangi tengah berlatih di Pantai Boom sebelum mengikuti Kejurda di Malang pekan depan. (FIRMAN KODRAT FOR RABA)

BANYUWANGI – Kodrat Banyuwangi kembali mempersiapkan diri untuk turun di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Piala Wali Kota Malang yang digelar pada 28 dan 29 Juli pekan depan. Sempat menjadi juara umum di tiga edisi sebelumnya, Kodrat Banyuwangi kembali membidik hasil maksimal di kejuaraan kali ini. Meski cukup berat, namun pengurus Kodrat Banyuwangi tampaknya tak ingin mudah menyerah.

Ketua Harian Kordrat Banyuwangi Ribut Puryadi mengatakan, SDM atlet yang dimiliki Banyuwangi sudah banyak berkurang. Itu karena banyaknya atlet yang bekerja dan berpindah kota. Hal itu cukup mempengaruhi ketika Banyuwangi hanya bisa mengirim atlet dalam jumlah kecil.

Sedangkan atlet-atlet dari daerah lain, seperti Malang dan Surabaya, bisa mengirimkan atlet dalam jumlah besar. Kodrat Banyuwangi saat ini masih berupaya melakukan regenerasi untuk bisa menambal jumlah atlet-atlet yang sudah tidak berada di Banyuwangi.

”Semisal kita menang di lima kelas. Sedangkan kota lain yang memiliki banyak atlet mendapatkan banyak medali lainnya di sisa kelas. Mereka pasti lebih berpotensi jadi juara umum,” kata pria yang akrab disapa Kang Ribut itu.

Sekretaris Kodrat Banyuwangi Firman menambahkan, tahun ini mereka hanya menurunkan atlet di tujuh kelas saja. Meski lebih sedikit dari pada tahun lalu, Firman tetap optimistis jika atlet-atletnya bisa turun dengan maksimal. Apalagi persiapan yang sudah dilakukan oleh para atlet sudah cukup lama dari kejuaraan terakhir.

Pada kejuaraan kali ini ada sekitar sebelas atlet yang diturunkan. Yaitu Ilham Bimo di kelas -55 kg putra, Ida Bagus di kelas -58 kg putra, Verninta di kelas -50 kg putri, Nurfiana Romadhoni di kelas -54 kg putri, Siti Rofikoh di kelas -58 kilogram putri. Kemudian Rizky Dewandaru dan M. Rusidi di kelas gerak tarung putra. Dan terakhir Sandra, Mutia, dan Risma di kelas getar. ”Kita sudah siapkan sejak sebulan lalu, semua kelas yang kita turunkan ini meskipun sedikit tapi yang potensial. Karena itu kita yakin,” tandasnya.

(bw/fre/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia