Kamis, 13 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Events

Lomba Cipta Menu Dihadiri Delegasi 24 Negara

19 Juli 2018, 13: 45: 59 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

COBA RASA: Ny Dhani Azwar Anas, Ny Minuk Widyatmoko, beserta peserta delegasi NAM CSSTC dalam lomba Cipta Menu (B2SA) di Grand Watu Dodol, Wongsorejo Selasa (18/7).

COBA RASA: Ny Dhani Azwar Anas, Ny Minuk Widyatmoko, beserta peserta delegasi NAM CSSTC dalam lomba Cipta Menu (B2SA) di Grand Watu Dodol, Wongsorejo Selasa (18/7). (DITA RABA-BSI FOR RABA)

WONGSOREJO-Guna mengurangi konsumsi beras sebagai makanan pokok, Dinas Perikanan dan Pangan Banyuwangi bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Banyuwangi menggelar lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal, di Grand Watu Dodol, Kecamatan Wongsorejo, Selasa kemarin (18/7).

Acara ini dibuka Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko dan dihadiri Sekretaris Daerah Djadjat Sudradjat, Ketua TP PKK Kabupaten Ny Ipuk Festiandani Azwar Anas, Wakil Ketua TP PKK Ny Minuk Widyatmoko, Forpimda, dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP). Selain itu, perwakilan delegasi 24 negara yang tergabung dalam Non Aligned Movement Centre for South-South Technical Cooperation (NAM CSSTC) juga ikut hadir dalam acara itu.
Ketua TP PKK Ny Ipuk menjelaskan, konsumsi pangan yang berkualitas sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang sehat, cerdas, dan produktif. Seiring hal itu, masyarakat dapat membuat makanan yang lebih variatif untuk dikonsumsi supaya tidak tergantung nasi.

FOTO BERSAMA: Wabup Yusuf Widyatmoko saat bersama delegasi 24 negara NAM CSST kemarin.

FOTO BERSAMA: Wabup Yusuf Widyatmoko saat bersama delegasi 24 negara NAM CSST kemarin.

Khususnya bagi kaum ibu rumah tangga, diharapkan biasa membuat olahan pangan guna mengurangi konsumsi beras sebagai makanan pokok. ”Kita berharap melalui lomba cipta menu beragam nonberas dan terigu ini bisa membuat masyarakat, khususnya kaum ibu, mampu memberi solusi terhadap konsumsi nasi. Bisa membuat olahan pangan bergizi dan bernilai tinggi sebagai pengganti nasi,” ungkapnya.
Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko mengatakan, lomba ini kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal. Penganekaragaman konsumsi pangan sangat penting dilakukan untuk menurunkan tingkat konsumsi beras sebesar 1,5 persen per tahun.

Selama ini, pola konsumsi pangan masyarakat belum beragam, bergizi seimbang, dan aman, serta masih didominasi oleh beras dan terigu. ”Untuk mencapai kondisi konsumsi pangan ini, maka harus dilakukan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal secara terintegrasi dan berkesinambungan. Lomba cipta menu B2SA ini bertujuan untuk membangun mengonsumsi aneka ragam jenis pangan. Saya ingin tahun depan lomba ini juga melibatkan SKPD,” kata Yusuf kemarin.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Banyuwangi Hary Cahyo Purnomo mengatakan, lomba ini diikuti 25 Tim Penggerak PKK se- Banyuwangi. Setiap peserta diwajibkan menciptakan menu satu hari untuk satu keluarga. Setiap tim wajib menggunakan bahan sumber daya lokal selain beras dan terigu maupun olahannya.  ”Menu B2SA ini tetap mengandung karbohidrat, protein, vitamin, maupun mineral yang dikonsumsi dalam jumlah seimbang yang dapat memenuhi kecukupan gizi. Tujuan lomba ini sebagai upaya mendorong peningkatan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu B2SA berbasis sumber daya lokal. Termasuk membangun budaya keluarga untuk mengonsumsi aneka ragam jenis pangan dan porsi seimbang,” kata Hary kemarin.
Dalam kesempatan itu, Hary mengucapkan terima kasih kepada delegasi dari 24 negara yang tergabung dalam NAM CSSTC yang telah belajar bersama di Banyuwangi terkait tata cara budi daya perikanan dan penangkapan ikan yang selama ini telah sukses dikembangkan di Banyuwangi. Para delegasi ini telah mendapatkan pelatihan tentang budi daya perikanan, pelatihan pemberdayaan dan nilai jual wisata. ”Para delegasi ini kita hadirkan dalam lomba cipta menu beragam. Para delegasi ini juga mengapresiasi keberhasilan pengembangan wisata di Grand Watu Dodol,” pungkas Hary. (fre/afi)

Hary Cahyo Purnomo.
SAMBUTAN: Wabup Yusuf Widyatmoko berharap tahun depan lomba cipta menu yang diikuti SKPD.

SAMBUTAN: Wabup Yusuf Widyatmoko berharap tahun depan lomba cipta menu yang diikuti SKPD.

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia