Kamis, 15 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Travelling

Pengunjung PM Diminta Waspada

Selasa, 10 Jul 2018 18:45 | editor : Bayu Saksono

MENGGULUNG: Pengunjung wisata Pantai Pulau Merah menepi karena ombak yang tinggi, kemarin (9/7).

MENGGULUNG: Pengunjung wisata Pantai Pulau Merah menepi karena ombak yang tinggi, kemarin (9/7). (KRIDA HERBAYU/JPRG)

PESANGGARAN – Ombak di perairan Laut Selatan masih menggila. Saat ini, ketinggian ombak itu mencapai tiga hingga empat meter. Pengelola wisata Pulau Merah (PM) di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, kini memperketat pengawasan pada para pengunjung.

Ketua Life Guard Pulau Merah, Suyitno, 34, mengatakan selama dua pekan terakhir ombak di Laut Selatan sangat tinggi. Dan itu bisa mengancam para pengunjung bila ada yang nekat mandi di pantai. “Ombak sangat tinggi dan berbahaya,” katanya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, pihaknya meningkatkan pengamanan penjagaan laut. Para pengunjung diingatkan untuk lebih berhati-hati saat berada di tepi pantai. “Kami juga menegur para pengunjung yang berenang terlalu jauh dari bibir pantai,” ujarnya.

Ombak yang tinggi ini, terang dia, ternyata membuat turis asing yang datang ke wisata Pulau Merah semakin banyak. Mereka sengaja berburu ombak untuk main selancar. “Ombak tinggi dibuat main selancar, tapi pengamanan pantai tetap kami utamakan,” cetusnya.

Sementara itu, prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, Agung Nugroho menjelaskan, untuk tinggi ombak di kawasan Laut Selatan masih dalam kisaran dua hingga empat meter. Itu dipicu oleh kencangnya angin yang bertiup antara 15 hingga 27 knot. “Tinggi ombak pasang mencapai empat meter, diha­rap­kan bagi pengunjung wisata pantai selatan berhati-hati dan lebih waspada,” ungkapnya.

Angin kencang itu, terang dia, juga berpengaruh terhadap ak­ti­vitas nelayan. Dia mengimbau para nelayan menepikan pera­hunya saat angin kencang dan om­bak besar datang. “Untuk angin tergolong berbahaya, oleh karena itu para nelayan diimbau tidak melaut untuk semetara hingga cuaca kembali normal,” katanya.

(bw/kri/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia