Kamis, 15 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Sembako

Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Turun

Selasa, 03 Jul 2018 18:15 | editor : Bayu Saksono

PILAH: Umi Khulsum menimbang bawang merah di Pasar Genteng II, Kecamatan Genteng, kemarin (2/7).

PILAH: Umi Khulsum menimbang bawang merah di Pasar Genteng II, Kecamatan Genteng, kemarin (2/7). (KRIDA HERBAYU/JPRG)

GENTENG - Pasca puasa dan Le­baran, harga sejumlah kebutu­han pokok di Pasar Genteng II me­ngalami penurunan. Beberapa komoditas yang sebelumnya sempat meroket, kini berangsung turun.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, harga telur yang sempat melonjak pada angka Rp 24 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 22 ribu per kilogram. Harga ba­wang merah yang sebelumnya Rp 25 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 22 ribu per kilogram. Sedang bawang putih yang sebe­lumnya Rp 21 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 20 ribu per kilogram.

Salah satu pedagang di Pasar Genteng II, Umi Khulsum, 48, me­ngatakan, meski sejumlah ke­butuhan pokok sudah mulai turun, tapi ada beberapa harga ke­butuhan pokok yang masih bertahan. Itu seperti harga cabai besar Rp 22 ribu per kilogram, cabai kecil masih Rp 40 ribu per kilogram, dan tomat Rp 5.000 per kilogram. “Itu harganya tetap tidak be­rubah, kadang malah naik se­kitar Rp 500 hingga Rp 1000 per kilogram,” ujarnya.

Sementara harga beras, masih kata dia, tergantung kualitas, ada yang Rp 9.000 per kilogram hingga 10.500 per kilogram. Sedangkan mi­nyak goreng curah saat ini har­ganya Rp 11 ribu per liter. “Masih belum rata turunnya, mungkin karena pengaruh distribusi yang lambat,” terangnya.

Menurut Umi Khulsum, penu­runan harga sejumlah komoditi pangan itu seiring turunnya daya beli masyarakat. Selama Ramadan dan Lebaran, daya beli masyarakat meningkat. “Kemungkinan per­te­ngahan bulan harganya akan normal kembali, tergantung kondisi juga,” katanya.

(bw/kri/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia