Minggu, 16 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Lifestyle
Halal Bihalal PPNI

Bersatu Tingkatkan Kualitas Kesehatan

25 Juni 2018, 09: 00: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

HALAL BIHALAL: Anggota PPNI Banyuwangi menyalami pengurus PPNI, perwakilan Dinkes, kasat Narkoba, ketua IDI dan IBI di GST, kemarin siang (24/6).

HALAL BIHALAL: Anggota PPNI Banyuwangi menyalami pengurus PPNI, perwakilan Dinkes, kasat Narkoba, ketua IDI dan IBI di GST, kemarin siang (24/6). (IRWAN/RABA)

BANYUWANGI - Dewan Pimpinan Daerah Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Banyuwangi menggelar acara halal bihalal Idul Fitri 1439 Hijriyah di Gedung Sekretariat Terpadu (GST) Jalan Kampar Banyuwangi, Minggu (24/6). Acara dihadiri pengurus dan anggota PPNI, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Yos Hermawan, perwakilan Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Muh Indra Najib, dan perwakilan Dinas Kesehatan Mujito.

Acara bertema “Bersatu Kita Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat dengan Pendekatan Ilmu Komunitas” itu berlangsung khidmat. Ada santunan anak yatim piatu dan tausiyah dari Dr. Maliki Al Hasan, SH, MH, ustad sekaligus akademi di Universitas Mataram Jogjakarta. Sedangkan, sambutan-sambutan disampaikan oleh Ketua DPD PPNI Kabupaten Banyuwangi, Dr. Sismulyanto, SKep, Ners, MKes; Kasat Narkoba Polres Banyuwangi; dan Mujito.

Dalam sambutannya, Ketua PPNI Sismulyanto berharap, semoga PPNI bisa bersatu bersama di hari yang fitrah, sehingga kembali suci. “Kami selaku pribadi dan mewakili DPD PPNI Banyuwangi menyampaikan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh anggota dan para stakeholder,” katanya.

SOSIAL: Ketua PPNI Sismulyanto memberikan santunan kepada anak yatim bersama perwakilan Dinkes, ketua IDI dan IBI, kasat Narkoba, dan Ustad Maliki.

SOSIAL: Ketua PPNI Sismulyanto memberikan santunan kepada anak yatim bersama perwakilan Dinkes, ketua IDI dan IBI, kasat Narkoba, dan Ustad Maliki. (IRWAN/RABA)

Sismulyanto menambahkan, perlindungan hukum bagi perawat tetap menjadi perhatian penting bagi PPNI. Sebagai tindak lanjutnya, ungkap dia, kini telah dibentuk Forum Komunikasi Perawat Praktek Mandiri. Tujuannya untuk menaungi para perawat yang melakukan praktek mandiri. “Dengan demikian masalah perawat praktek mandiri tidak mengganggu perawat yang bekerja di rumah sakit,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba AKP Muh Indra Najib berharap, ada kerja sama antara PPNI dan Polres. Bentuk kerja samanya adalah turun ke masyarakat untuk sosialisasi bersama dan memberikan pelayanan kesehatan. “Harapannya Banyuwangi bisa bersih dari narkoba, bahkan bebas narkoba,” ujarnya.

Sedangkan Mujito berjanji akan membantu proses pengurusan surat ijin praktek mandiri bagi perawat. Dia menyatakan bidangnya tidak akan mempersulit pengurusan perijinan tersebut. “Kalau syarat sudah lengkap, maka satu hari bisa selesai,” tegasnya.

Kegiatan halal bihalal kemarin siang ditutup dengan tausiyah dari Ustad Maliki Al Hasan. Ustad dari Sukorejo, Situbondo itu mengingatkan kepada para perawat agar tugasnya diniati sebagai ibadah. Perawat diminta selalu bekerja secara profesional. “Orang profesional itu selalu bekerja on the track,” cetusnya.

(bw/jpr/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia