Kamis, 15 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Travelling

Waduk Bajulmati Sepi Pengunjung

Rabu, 20 Jun 2018 18:15 | editor : Bayu Saksono

LEBIH SEPI: Beberapa pengendara masuk ke Waduk Bajulmati. Jumlah pengunjung pada libur Lebaran tahun ini menurun.

LEBIH SEPI: Beberapa pengendara masuk ke Waduk Bajulmati. Jumlah pengunjung pada libur Lebaran tahun ini menurun. (HABIBUL ADNAN/JPRS)

BANYUPUTIH - Objek wisata Waduk Bajulmati pada liburan lebaran tahun ini terlihat lebih sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hingga saat ini, tercatat sekitar 600 pengunjung yang datang ke wisata alam yang berada di taman nasional Baluran itu.

Mistari, salah seorang staf objek wisata Waduk Bajulmati mengatakan, jika dibandingkan dengan libur lebaran tahun 2017 lalu, jumlah pengunjung terpaut jauh. “Kalau tahun lalu, sehari setelah lebaran, pengunjung sudah mencapai seribu lebih,” katanya.

Mistari mengaku, berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, pengunjung waduk Bajulmati tidak hanya wisatawan lokal. Akan tetapi tidak sedikit dari luar Situbondo. “Terutama pemudik, banyak yang singgah ke sini. Waduk Bajulmati menjadi wisata alternatif sejak beberapa tahun terakhir,” ujarnya.

Sedangkan saat ini, pada H+1 lebaran, pengunjung baru mencapai 300-an orang. Mistari memperkirakan, sepinya pengunjung wisata yang ada di Kecamatan Banyuputih itu, karena lebaran tahun ini bersamaan dengan tahun ajaran baru. Karena itu, para orang tua lebih memikirkan kebutuhan sekolah anaknya.

“Saya tahu karena anak saya juga mau sekolah. Jadi, orang tuanya mikir itu. Artinya, lebih memilih mengeluarkan uang untuk beli kebutuhan sekolah daripada berkunjung ke wisata,” katanya.

Selain itu, bisa saja Waduk Bajulmati tidak terlalu menarik. Terlebih lagi, saat ini tidak ada pembangunan fasilitas baru yang mampu membuat pengunjung tertarik. “Sekarang inikan banyak tempat wisata. Tentu, akan memilih yang lebih bagus,” terang Mistari.

Novi, salah satu pengunjung mengatakan, di wisata perbatasan Situbondo-Banyuwangi ini, pemandangan alam cukup bagus. Akan tetapi dia menilai, fasilitas pendukung wisata masih kurang. “Ini mungkin yang perlu dibenahi,” harapnya.

(bw/bib/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia