Kamis, 15 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Sembako

Harga Daging Sapi Tembus Rp 130 Ribu per Kilogram

Jumat, 08 Jun 2018 19:00 | editor : Bayu Saksono

JAGAL: Mantili memotong daging sapi di tokonya Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, kemarin (7/6).

JAGAL: Mantili memotong daging sapi di tokonya Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, kemarin (7/6). (KRIDA HERBAYU/JPRG)

GENTENG - Semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri, harga daging sapi di wilayah Kecamatan Genteng berangsur naik. Di perkirakan, harga daging itu akan terus naik hingga menjelang Lebaran mendatang.

Saat ini harga daging sapi segar tembus Rp 130 ribu per kilogram. Padahal biasanya, harganya hanya Rp 115 ribu hingga Rp 120 ribu per kilogram. “Sudah biasa, menjelang Lebaran harga daging sapi selalu naik, kenaikannnya sekitar 15 persen,” cetus Mantili, 34, pedagang daging sapi di Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng.

Menurut Mantili, harga daging sapi segar ini pada awal Ramadan hingga minggu kedua, sebenarnya masih normal. Baru pada minggu ke tiga, harga mulai naik. “Kenaikannya tidak besar, paling hanya Rp 5.000 per kilogram, tapi terus,” ungkapnya.

Mantili mengaku dalam sehari menyembelih tiga ekor sapi. Dan semua daging itu, habis dalam sehari. Tidak hanya daging sapi yang harganya melonjak, harga jeroan sapi seperti hati harganya juga ikut melambung. “Jeroan juga ikut naik,” terangnya.

Sebelumnya, jelas dia, harga hati sapi itu hanya Rp 60 ribu per kilogram, tapi kini naik menjadi Rp 80 ribu per kilogram. “Pembeli sudah meningkat, tapi masih belum terlalu antre. Jika H-3 biasanya ramai sampai lapaknya penuh,” cetusnya.

Semetara itu, Marwati, 45, warga Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, mengaku tidak kaget dengan kenaikan harga daging sapi menjelang Lebaran. Sebab, itu sudah biasa. Untuk menyiasati, ia mengurangi pembelian daging sapi.

Sebelum harga daging sapi naik, dia sudah membeli daging sapi sebanyak tiga kilogram dan disimpan di lemari pendingin. “Sebelumnya saya sudah beli daging banyak, kalau sekarang beli untuk kebutuhan buka puasa saja, tidak banyak cuma seperempat kilogram saja,” ujarnya saat ditemui di lapaknya Mantili.

(bw/kri/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia