Kamis, 15 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Opini Sabtu

Persiapan untuk Menyambut Bulan Ramadan

Senin, 14 May 2018 18:15 | editor : Bayu Saksono

Persiapan untuk Menyambut Bulan Ramadan

Di bulan Ramadan, umat Islam diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al Baqarah ayat 183: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. (QS.Al Baqarah: 183).

Sudah sepatutnya kita untuk melakukan persiapan diri dalam menyambut kedatangan bulan Ramadan dengan menunaikan ibadah puasa yang tidak sekedarnya agar dapat mencapai nilai ketakwaan yang tinggi kepada Allah SWT.

Persiapan apakah yang bisa dilakukan untuk menyambut bulan Ramadan ini? Yang pertama dilakukan adalah berdoa kepada Allah SWT agar bisa dipertemukan dengan bulan Ramadan yang penuh berkah dan pahala. Doa tersebut bisa kita panjatkan kepada Allah SWT saat kita selesai menunaikan ibadah salat fardhu atau salat sunnah. Dalam rangka memohon doa kepada Allah SWT ini juga perlu untuk mengingat utang puasa pada tahun lalu, dan menyelesaikannya dengan baik. Sehingga saat menjalankan ibadah puasa di waktu mendatang tidak terbeban dengan tanggungan puasa di tahun sebelumnya.

Persiapan berikutnya adalah mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Secara lahir misalnya dengan rutin melakukan olah raga agar tubuh menjadi sehat dan segar sehingga tetap semangat dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Olahraga yang dimaksud tidak harus jenis olahraga berat untuk dilakukan dengan pergi ke gym atau tempat sejenisnya. Sebaliknya, cukup dengan melakukan olahraga ringan seperti joging atau berjalan kaki di pagi hari sebelum melakukan rutinitas yang akan membuat tubuh menjadi sehat karena paru-paru menghirup udara pagi yang segar dan sejuk.

Persiapan diri secara batin adalah ikhlas dalam menyambut bulan Ramadan dan tidak ada rasa terpaksa untuk menjalankan kewajiban ibadah puasa. Bila dijalani dengan ikhlas, akan banyak manfaat puasa yang dapat diraih seperti membuat tubuh selalu sehat, menumbuhkan sikap sabar, belajar menahan hawa nafsu, lebih peka atau peduli kepada sesama dan manfaat berpuasa yang lainnya.

Persiapan lain adalah melatih diri dalam menjalani pola tidur yang baik untuk membiasakan diri bangun di waktu sahur saat berpuasa kelak. Pola tidur yang dimaksud misalnya tidak begadang di malam hari agar mempunyai waktu tidur yang cukup serta berkualitas sehingga tidak malas bangun untuk melakukan sahur.

Mengajak keluarga untuk rajin beribadah perlu kiranya dilakukan dalam menyambut bulan Ramadan ini. Sering membaca Alquran dan berzikir setelah melaksanakan salat wajib dan shalat sunnah terutama ibadah di malam hari akan membuat diri menjadi terlatih dalm meraih ridho dari Allah SWT. Mempelajari ilmu agama juga dapat dilakukan untuk mengerti tentang ilmu atas ibadah yang dilakukan baik itu ibadah wajib atau ibadah sunnah sehingga tidak hanya sekedar mengerjakan ibadah tanpa mengetahui makna dari ibadah itu sendiri.

Membersihkan rumah dan halaman bersama keluarga di hari libur dapat dilakukan agar saat menjalankan ibadah puasa kelak tidak terganggu dengan keadaan kotor di dalam rumah atau di sekitar rumah sehingga waktu yang ada untuk beribadah lebih tenang. Bersih-bersih rumah ini misalnya dengan membuang barang-barang yang sudah tidak dipakai lagi sehingga suasana rumah menjadi lebih bersih dan sehat. Adanya tumpukan barang yang usang dapat menyebabkan debu yang melekat di barang tersebut dan bisa menjadi sarang hewan tertentu yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit yang membahayakan bagi tubuh.

Menyiapkan bahan makanan sehat dan bergizi yang mudah diolah untuk menu berbuka puasa dan sahur juga perlu dilakukan agar tidak repot dalam penyajiannya. Bahan makanan yang diolah bisa dipersiapkan dengan membeli beberapa macam bahan sekaligus untuk disimpan di freezer sehingga tidak perlu sering pergi ke tempat perbelanjaan. Perilaku ini akan menghemat tenaga, waktu dan biaya. Kecuali jika di rumah ada pedagang sayur keliling yang rutin menjajakan bahan yang dapat diolah untuk makanan atau di dekat rumah ada warung yang menjual keperluan bahan makanan, kita dapat berbelanja setiap hari dengan menyesuaikan waktu luang kita. Menyiapkan lauk keringan mungkin bisa menjadi alternatif untuk persediaan menu berbuka puasa dan sahur karena awet dan dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. Persiapan untuk bahan makanan selama bulan puasa ini penting dilakukan untuk menghindari pengeluaran yang besar karena adanya sikap tidak mau ribet memasak dan anggapan lebih praktis dengan cara membeli bahan makanan untuk menu berbuka puasa dan sahur. Akan lebih baik jika pengeluaran untuk bahan makanan ini digunakan untuk keperluan lain yang lebih penting.

Mempersiapkan dana untuk sedekah di bulan Ramadan dan untuk keperluan Lebaran juga penting dilakukan dengan cara menyisihkan rezeki yang didapat dan besarnya relatif untuk masing-masing orang tergantung dari pendapatan yang diperoleh. Melakukan sikap rutin untuk sedikit demi sedikit menyisihkan uang dari penghasilan yang didapat akan membuat diri tidak merasa berat dalam memenuhi kebutuhan yang memerlukan dana di bulan Ramadan terlebih lagi kebutuhan keluarga untuk Lebaran seperti kue, minuman, baju atau keperluan Lebaran yang lainnya.

Demikian uraian mengenai beberapa persiapan yang dapat dilakukan agar kita bisa menyambut kedatangan bulan Ramadhan dengan baik dan penuh suka cita. Semoga kita selalu semangat dan mendapatkan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan serta memperoleh banyak hikmah dan berkah.

*) Penulis tinggal di Dusun Cangaan RT 03/RW 09, Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi

(bw/jpr/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia