Kamis, 15 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Travelling

Jam Buka Terbatas, Paltuding Sepi Pengunjung

Selasa, 17 Apr 2018 17:15 | editor : Bayu Saksono

SORE SEPI: Suasana Paltuding di sore kemarin (16/4) sekitar pukul 15.00. Jam buka menuju kawah ditutup pada pukul 12.00.

SORE SEPI: Suasana Paltuding di sore kemarin (16/4) sekitar pukul 15.00. Jam buka menuju kawah ditutup pada pukul 12.00. (FREDY RIZKI/RABA)

LICIN – Suasana sepi terasa di Paltuding, Tempat Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen kemarin (16/4) sore. Daerah parkiran yang biasa­nya ramai pada jam-jam tersebut tampak lengang. Kondisi ini ru­panya terus berlangsung setelah BKSDA Jawa Timur menerbitkan surat pembukaan TWA Kawah Ijen dengan ketentuan waktu ter­batas. Di mana, akses menuju ka­wah hanya dibuka pada pukul 04.00 pagi hingga 12.00 siang.

Tentu saja, hal ini mempengaruhi jumlah wisatawan yang datang ke kawah yang terkenal dengan blue fire-nya itu. ”Kalau sore ya sepi. Bukanya kan sampai jam 12 siang. Nanti ramainya itu sekitar pukul setengah tiga pagi. Itu pun mereka langsung naik biasanya,” ujar Istiqomah, salah satu pemilik warung di Paltuding.

Pantauan koran ini, di Pal­tuding, meski jam kunjungan wisata sudah dibatasi, masih ada saja satu dua wi­satawan teru­tama wisatawan asing yang tidak mengetahui kebi­jakan ini. Beberapa meng­anggap kepu­tusan dibukanya Ijen ber­lang­­sung 24 jam penuh. Atau se­suai dengan jam buka sebe­lum­nya yaitu pukul 00.00 hingga 17.00.

Seperti yang disampaikan salah seorang wisman yang tidak ingin disebut identitasnya. Dia mengaku tidak diberi tahu oleh guide jika jam buka Kawah Ijen terbatas. Dia pun harus kecewa karena begitu tiba di Paltuding pada pukul 14.30, dirinya bersama istrinya tidak bisa melanjutkan perjalanan hingga ke puncak kawah.

Sementara itu, meski jam kun­jungan ke Ijen dibatasi, jumlah pengunjung yang naik menuju area Kawah Ijen, menurut petu­gas penjaga loket di Desa Taman­sari, sudah mulai stabil. Pria bernama Idris itu mengatakan, pada Sabtu tercatat ada 300 pe­ng­unjung yang menuju Ijen. Kemudian, di hari Minggu ada 400 orang yang menuju TWA Ka­wah Ijen.

Sedangkan di hari Senin ke­marin hingga pukul 16:00 sudah ada 50 orang pengunjung. “Kalau jumlahnya sudah mulai normal. Tapi karena sudah ada jam wisatanya, ya pengunjung hanya ramai di kala jam buka saja. Setelah itu mulai jam 12 siang sampai jam 12 malam, pengun­jung sepi,” tegas Idris.

(bw/fre/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia