Rabu, 24 Oct 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Tips & Trik

RS AL HUDA Inisiasi Menyusui sejak Dini

Selasa, 20 Feb 2018 16:12 | editor : AF. Ichsan Rasyid

SEHAT: Inisiasi Menyusui Dini menyelamatkan kehidupan dan meningkatkan kualitas hidup ibu dan bayi.

SEHAT: Inisiasi Menyusui Dini menyelamatkan kehidupan dan meningkatkan kualitas hidup ibu dan bayi. (RSAH FOR JAWAPOS.COM)

GAMBIRAN - Inisiasi Menyusui Dini (IMD) merupakan tindakan penyelamatan kehidupan dan upaya peningkatan kualitas hidup ibu dan bayi. IMD juga telah direkomendasikan oleh WHO dan UNICEF karena dapat menyelamatkan 22 persen bayi dari risiko meninggal sebelum usia satu bulan.

Hal ini terungkap saat kegiatan rutin Promosi Kesehatan di Rumah Sakit (PKRS) RS Al Huda kemarin (19/2). IMD adalah memberikan kesempatan pada bayi untuk mulai menyusu segera setelah dilahirkan. ”Bayi dibiarkan mencari puting susu ibunya sendiri dengan cara meletakkan bayi di dada ibunya. Menyusui satu jam pertama kehidupan yang diawali dengan kontak kulit antara ibu dan bayi ini dinyatakan sebagai indikator global rekomendasi dari WHO,” papar Denik Suci Murniasari Amd Keb anggota tim PKRS RS Al Huda.

Denik mengatakan, kulit ibu akan menyesuaikan suhu dengan kebutuhan bayi. Kehangatan saat menyusui, kata dia, menurunkan risiko kematian karena hypothermia (kedinginan). Ibu dan bayi merasa lebih tenang, sehingga membantu pernapasan dan detak jantung bayi lebih stabil. ”Dengan demikian bayi akan lebih jarang rewel,” ujarnya.

Sementara itu, dr Tri Tapaningsih SpA, dokter spesialis anak RS Al Huda mengatakan, dengan IMD, bayi akan mendapatkan kolostrum (ASI pertama) yang kaya akan antibodi (zat kekebalan tubuh) dan zat penting lainnya yang penting untuk pertumbuhan usus. Usus bayi ketika dilahirkan masih belum siap untuk mencerna asupan makanan. ”Antibodi dalam ASI penting demi ketahanan terhadap infeksi, yang akan menjamin kelangsungan hidup sang bayi. Bayi yang diberikan menyusu dini akan lebih berhasil mempertahankan ASI eksklusif, sehingga terpenuhinya kebutuhan gizi bayi hingga usia 2 tahun,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan dr Muhammad Novan Affandy SpOG, dokter spesialis kandungan RS Al Huda. Dijelaskan, manfaat IMD bagi si ibu bahwa dari sentuhan, kuluman, dan jilatan bayi pada puting ibu akan merangsang keluarnya oksitosin. ”Suatu hormon yang  penting untuk kontraksi rahim, sehingga bisa mencegah dan mengurangi perdarahan ibu setelah melahirkan dan rahim segera kembali ke bentuk semula,” tuturnya.

Selain itu, IMD juga merangsang hormon lain yang membuat ibu menjadi tenang, rileks, lebih mengenali sifat dan kemauan si bayi. ”Sehingga akan terjalin hubungan batin yang lebih dekat dan lebih mencintai bayinya. Selain praktis, ekonomis, bisa juga digunakan sebagai KB alamiah,” pungkas Novan.

Bagi yang memerlukan konsultasi mengenai IMD ataupun menyusui pada umumnya, bisa datang langsung ke Klinik Laktasi atau KIA/KB RS Al Huda Jalan Raya Gambiran 225 setiap hari pukul 8.00 sampai pukul 14.00. (bay/c1)

(bw/nic/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia