Minggu, 21 Oct 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

Enam Syarat untuk Pemilih Pemilu Gubernur

Senin, 22 Jan 2018 13:09 | editor : AF. Ichsan Rasyid

Enam Syarat untuk Pemilih Pemilu Gubernur

Untuk memastikan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur  (Pilgub) Jatim 2018 dipilih pemilih yang benar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi menurunkan sekitar 3.561 Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP). Mereka akan bekerja selama 32 hari, mulai 20 Januari hingga 20 Februari  untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap sekitar 1,3 juta jiwa calon pemilih pilgub di Banyuwangi.

-------------------------------------------------------------

Berdasar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor : 2 Tahun 2017 Tentang Pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih pemilihan gubernur, bupati dan wali kota, untuk menjadi pemilih pilgub, setidaknya ada enam syarat. Enam syarat itu meliputi, genap berusia 17 tahun atau sudah pernah kawin pada hari pemungutan suara pilgub, tidak sedang terganggu jiwanya atau ingatannya, tidak sedang dicabut hak pilih oleh pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, berdomisili di daerah pemilihan yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, dalam hal pemilih belum memiliki KTP elektronik dapat menggunakan surat keterangan dari dinas yang menyelenggarakan masalah kependudukan dan catatan sipil.

Selain itu, warga bisa menjadi pemilih juga tidak sedang menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). "Kegiatan coklit itu dilakukan untuk memastikan apakah calon pemilih itu memenuhi enam syarat itu sebagai pemilih seperti yang diatur dalam PKPU 2 tahun 2017 itu," tegas Ketua KPU Banyuwangi, Syamsul Arifin.

Data calon pemilih pilgub 2018 yang dilakukan coklit itu berasal dari sinkronisasi daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Banyuwangi 2015. Dari data itu, PPDP bekerja memastikan apakah pemilih pilbup itu masih memenuhi syarat menjadi pemilih pilgub. "Jika tidak lagi memenuhi syarat, maka PPDP harus mencoret dari daftar calon pemilih pilgub," jelas Syamsul.

Syamsul mencontohkan, pada saat Pilbup 2015, salah seorang warga masih memenuhi enam syarat pemilih. Namun saat ini, warga yang bersangkutan tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih pada saat karena yang bersangkutan sudah menjadi anggot TNI atau Polri. Sebaliknya, pada pemilu sebelumnya,  seorang warga belum memenuhi syarat sebagai pemilih namun pada pilgub bisa menjadi pemilih seperti anggota TNI/Polri yang purna tugas.

Selain menjadi anggota TNI/Polri, warga tidak memenuhi syarat sebagai pemilih karena terganggu jiwanya/ ingatannya atau dicabut haknya pilih oleh pengadilan. Bagi calon pemilih yang ditemukan sedang terganggu jiwanya, kata Syamsul, secara otomatis tidak bisa memilih namun harus dibuktikan dengan surat keterangan dokter. "Prinsipnya begini, bagi warga negara yang telah terdaftar sebagai pemilih, namun setelah dilakukan coklit ternyata tidak lagi memenuhi syarat, maka secara otomatis tidak dapat menggunakan hak memilihnya," beber Syamsul.

Dalam melaksanakan kegiatan coklit, PPDP memilik 11 tugas pokok. Tugas pokok antara lain, mencatat pemilih yang memenuhi syarat namun belum terdaftar dalam daftar pemilih, memperbaiki data pemilih jika terjadi kesalahan, mencoret pemilih yang meninggal dunia, mencoret pemilih yang pindah tempat domisili ke daerah lain. Selain itu PPDP berwenang untuk mencoret calon pemilih yang telah berubah status dari sipil menjadi anggota TNI/Polri, mencoret calon pemilih yang belum genap berusia 17 tahun, mencoret pemilih yang terganggu jiwanya, mencoret data pemilih yang dipastikan diketahui keberadaannya, dan mencoret calon pemilih yang dicabut hak pilihnya. "Hasil kerja PPDP itu akan ditetapkan menjadi daftar pemilih sementara (DPS) pilgub 2018 setelah melalui proses beberapa tahapan," katanya. (afi)

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia