Selasa, 20 Nov 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Bikin Miris, Wisata Pantai Cemara Penuh Sampah

Minggu, 14 Jan 2018 15:25 | editor : Ali Sodiqin

BERSIH-BERSIH: Pengelola dan relawan membersihkan sampah yang menumpuk di belakang area kuliner wisata Pantai Cemara

BERSIH-BERSIH: Pengelola dan relawan membersihkan sampah yang menumpuk di belakang area kuliner wisata Pantai Cemara (Krida Herbayu/JPRB)

BANYUWANGI – Sampah menggunung di belakang area kuliner wisata Pantai Cemara, Kelurahan Pakis. Menumpuknya sampah tersebut tak lepas dari perilaku wisatawan yang sembarangan membuang bekas makanan dan minuman.

Putri Agustin, 31, koordinator pencinta lingkungan Banyuwangi Action Squad mengatakan, untuk masalah sampah pihak pengelola sudah menyediakan tempat sampah di setiap titik. Akan tetapi untuk Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) masih belum ada.

Untuk sementara, pihak pengelola menumpuk sampah di belakang area kuliner. ”Kami bersama pengelola tempat wisata bersama-sama membersihkan sampah yang menumpuk. Selain kami bersihkan sampah tersebut kami pindahkan ke TPSA yang letaknya jauh dari lokasi wisata,” ujar Putri.

Pengelola mencemaskan jika sampah sampai menumpuk lagi dan mengganggu keindahan wisata Pantai Cemara. Pihak pengelola sudah mengusulkan kepada Dinas Pariwisata (Dispar) Banyuwangi agar diberikan kendaraan angkutan sampah supaya bisa mengurangi sampah yang kian hari semakin menumpuk.

”Kami juga rutin membayar pajak ke Dispar sebanyak 20 persen dari hasil penjualan tiket. Sampah tersebut ditumpuk sejak bulan Februari 2017. Untuk mengurangi sampah yang menggunung kami bersihkan dan menyewa pikap untuk memindahkan sampah tersebut ke TPSA terdekat,” ucap Mokh Muhyi, 45, pengelola wisata Pantai Cemara.

Plt Kepala Dispar Banyuwangi MY. Bramuda menjelaskan, sampah di setiap destinasi wisata menjadi kewajiban dan tanggung jawab pengelola wisata. Terkait pajak porporasi tiket tersebut sebanyak 10 persen, bukan 20 persen.

Menurut Bramuda, pajak porporasi tersebut  merupakan wajib pajak sesuai dengan ketentuan  perundangan yang berlaku. ”Sudah dilakukan kerja bakti bersama untuk sampah yang menumpuk. Termasuk memberi bantuan sarana kebersihan ke wisata Pantai Cemara,” tandas Bramuda.

(bw/kri/als/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia