Sabtu, 15 Dec 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

Pertama Dalam Sejarah!! Camat Panji dan Kota Dijabat Perempuan

18 Oktober 2017, 14: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

KHIDMAT: Bupati Dadang Wigiarto membacakan sumpah jabatan di depan dua perwakilan pejabat yang dilantik di aula Pemkab Situbondo, Senin (16/10).

KHIDMAT: Bupati Dadang Wigiarto membacakan sumpah jabatan di depan dua perwakilan pejabat yang dilantik di aula Pemkab Situbondo, Senin (16/10). (Laily Mastika/JawaPos.com/RadarBanyuwangi)

SITUBONDO- Puluhan pejabat dilantik oleh Bupati Dadang Wigiarto di aula Pemkab Situbondo, Senin (16/10). Itu dilakukan untuk penyegaran dan meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang di tempat yang baru. Hal menarik dari kegiatan itu, yaitu ada dua pejabat perempuan yang dilantik menjadi camat.

Bupati berpesan, kepada agar para pejabat yang dilantik untuk tetap menjaga soliditas di tempat baru. Sehingga, tujuan yang telah ditetapkan bersama dalam Rencana  Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dapat tercapai. “Berat dan ringannya sebuah tugas bergantung kepada niat dan makna hidup ini bagi kita,” ulasnya dalam sambutan kemarin.

Bupati menyatakan, mutasi dan rolling pejabat bertujuan untuk penyegaran. Mutasi juga merupakan hal yang wajar dalam sistem pemerintahan. Tidak ada unsur kebencian, suka, atau tidak suka dalam pergantian pejabat itu. “Perubahan ini murni untuk semakin menguatkan dan meningkatkan kinerja para ASN agar apa yang menjadi cita-cita kita dapat terwujud,” bebernya.

Bupati menuturkan, diantara 28 perputaran pejabat ASN itu, ada dua camat yang diduduki oleh perempuan. Yaitu, Anna Kusuma dari Kepala Bidang Mutasi dan Kepangkatan pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia menjadi camat Panji, dan Qurratul Aini dari Kepala Seksi Produksi Hortikultura pada Dinas Tanaman Pangan,  Hortikultura, dan Perkebunan menjadi Camat Situbondo Kota. “Meski perempuan, meski demikian kemampuan mereka dalam memimpin tidak kalah dengan bapak-bapak.  Sudah teruji dan terbukti selama puluhan tahun,” urainya.

Diterangkan, persoalan dan dinamika di dunia kerja dan masyarakat dihadapi dengan kepala dingin. Sebab, permasalahan ada untuk dicari solusinya. “Bagimana kita mencintai kabupaten dengan wujud bekerja secara sungguh-sungguh,” pungkasnya.

Wakil Bupati Yoyok Mulyadi menekankan, bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Itu juga tidak selamanya dimiliki, akan ada pergantian di waktu-waktu tertentu. “Ditempatkan dimanapun, disyukuri. Karena itu sudah dipertimbangkan dengan kemampuan yang dimiliki oleh Bapak/Ibu sekalian,” tandasnya.

Diantara puluhan pejabat yang dilantik, ada Kepala Bagian Hukum, Suriyatno yang dimutasi menjadi Camat Besuki. Suriyatno mengaku, rumahnya di kawasan Besuki. Jarak tempat kerja yanglebih dekat dengan rumahnya membuatnya merasa semakin bersemangat. “Ini benar-benar penyegaran bagi saya. Karena semakin dekat rumah dan tempat kerja, tambah semangat kerja lah,” pungkasnya.

(bw/ily/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia