Jumat, 19 Oct 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

Hari Pertama Sekolah, SMAN 1 Giri Undang Wali Murid

Kamis, 20 Jul 2017 14:05 | editor : Ali Sodiqin

MEYAKINKAN: Kepala SMAN 1 Giri, Mudjib, pemaparan kepada wali murid.

MEYAKINKAN: Kepala SMAN 1 Giri, Mudjib, pemaparan kepada wali murid. (Gerda Sukarno/RaBa)

Giri – Tampil beda dan penuh kreatif. Itu kata yang layak disandang oleh Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Giri (Smagi). Di hari pertama tahun ajaran baru, Smagi mengundang wali murid kelas X untuk datang langsung.

Senin (17/7), Aula Smagi tampak penuh oleh wari murid. Sedangkan kursi depan tampak diisi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Cabang Banyuwangi, Istu Handono, dan para pengurus komite sekolah.

Dalam hal ini, wali murid disuguhi seluruh program-program sekolah, sistem pembelajaran, hingga sosialiasi aturan yang diterapkan. Contohnya, kurikulum yang dianut Smagi adalah sistem SKS. Dimana, keuntungan sistem ini adalah siswa dapat menentukan sendiri beban belajar. Sehingga siswa bisa menentukan empat, enam, atau delapan semester.

Smagi yang berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto 74 Banyuwangi ini menyediakan 16 ekstrakurikuler yang bisa dipilih untuk pengembangan minat bakat siswa. Yang menjadi ciri khas sekolah, menurut Mudjib, Kepala Smagi, adanya penguatan pendidikan karakter. “Penguatan Karakter Religi, Literasi dan Nasionalisme,”ujar Mudjib.

Sedangkan karakter religi, sebelum proses pembelajaran dimulai dilaksanakan tadarus Alquran bagi yang muslim, dan pembacaan Alkitab sesuai penganut agama masing-masing. Untuk literasi, siswa diwajibkan membaca buku non mata pelajaran yang nantinya disadur. Dan sebelum pulang menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Tahun ini Smagi juga melaksanakan sistem lima hari sekolah. Sekolah dengan semboyan Nil Satis Nisi Optimum juga telah menjalin kerja sama dengan sekolah Thailand dan Amerika.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Cabang Banyuwangi, Istu Handono, dirinya mengapresiasi penuh program dan pelayanan yang dilaksanakan Smagi. Siswa baru mulai kelas X sudah diarahkan kepada peminatan siswa yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Apakah ingin kuliah di Perguruan Tinggi Negeri, TNI/Polri, ataupun sekolah kedinasan. Semuanya akan dikawal dan dibimbing maksimal. Istu juga mengharapkan, perilaku kreatif Smagi ini bisa ditiru oleh sekolah lain di jajaranya. (*/als)

(bw/als/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia