2 Bulan KUR Cair Rp 996 Juta

BANYUWANGI- Untuk meningkatkan kegiatan ekonomi rakyat, Pemkab Banyuwangi mendorong perbankan mengucurkan kredit usaha rakyat (KUR). Pengucuran KUR pada tahun 2017, menunjukkan kinerja yang cukup menggembirakan.

Dalam dua bulan pertama, realisasi penyerapan KUR grafiknya terus menanjak. Dalam bulan Januari dan Februari, realisasi KUR Banyuwangi menempel ketat realisasi KUR Jember. "Bulan pertama tahun 2017, realisasi KUR Banyuwangi kalah dengan Jember. Namun pada Februari, Banyuwangi menyalip realisasi Jember," ungkap Asisten Pembangunan dan Kesra Pemkab Banyuwangi, Agus Siswanto.

Menurut Agus, berdasar data realisasi KUR dari Bank Indonesia (BI) perwakilan Jember, realisasi KUR dibagi menjadi dua.  Pertama penyaluran berdasar lokasi proyek  dan kedua berdasar lokasi bank penyalur.

Agus menjelaskan, penyaluran berdasar lokasi proyek, pembiayaan KUR dikucurkan untuk kegiatan proyek di Banyuwangi saja. Sedangkan pengertian berdasar lokasi bank, pembiayaan KUR yang dikucurkan perbankan di Banyuwangi untuk kegiatan proyek yang dilaksanakan di Banyuwangi dan di luar Banyuwangi.

Untuk penyaluran KUR berdasar lokasi proyek, ungkap Agus, pada Januari mengucur sekitar Rp 216 juta lebih. Angka ini lebih kecil dari realisasi KUR Jember yang mencapai Rp 343 juta lebih.

Namun pada realisasi bulan Februari, realisasi KUR Banyuwangi menyalip Jember hingga Rp 780 juta. Sedangkan Jember menempel ketat di angka Rp 738 juta. "Data bulan Maret belum masuk, biasanya data Maret baru masuk pada pertengahan April," ungkap Agus.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar