Istri Kapolda Jatim Lepas Penyu di Pantai Solong

BANYUWANGI – Rombongan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin beserta istri Lita Machfud Arifin tiba di Banyuwangi sekitar pukul 15.00 kemarin. Tiba di Banyuwangi, Kapolda langsung bergerak menuju Ponpes Darussalam, Blokagung, Tegalsari. Sementara istrinya, yang datang menumpang kereta api (KA) langsung menuju Villa Solong, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, untuk melakukan lepas tukik (anak penyu).
Pelepasliaran tukik kali ini dikawal oleh Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF), Jawa Pos Radar Banyuwangi , dan Satpolair  Banyuwangi. Ketua Bhayangkari Polda Jatim Lita Machfud Arifin beserta rombongan melepas tukik ke lautan. ’’Tukik yang dilepas ini, saya beri nama Choky,’’ ujar Lita Machfud Arifin.
    Rombongan Bhayangkari  Polda Jatim juga melihat karya kerajinan tangan anggota Bhayangkari Polres Banyuwangi Ada batik khas Banyuwangi, kerajinan tangan dari bambu, dan sebagainya. ”Saya tertarik dengan batik yang ada di sini,” kata Lita Machfud Arifin.
Lita mengakui, kegiatan pelestarian satwa langka yang dilindungi itu penting dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Jika masyarakat tidak ambil bagian dalam pelestarian penyu, kata dia, dikhawatirkan hewan tersebut benar-benar akan punah. ”Kita semua termasuk Bhayangkari harus andil dalam pelestarian penyu, agar hewan ini tidak punah,” ujarnya.
Sementara itu, Pendiri BSTF Wiyanto Haditanojo sempat memberikan replika tukik penyu jenis belimbing kepada istri Kapolda Jatim. Penyu belimbing, kata Wiyanto, merupakan penyu yang paling langka. Populasi penyu belimbing sudah sangat sedikit. Penyu belimbing juga merupakan salah satu dari empat jenis penyu yang masih bisa ditemui di perairan Banyuwangi. Dengan penyerahan replika tukik tersebut, diharapkan ibu Bhayangkari Polda Jatim bisa terus ingat untuk melestarikan penyu. Caranya, dengan mengajak keluarga dan masyarakat sekitar ikut menjaga kebersihan lingkungan laut di sekitar kita. (tfs/bay)

 


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar