Landasan Bandara Blimbingsari Dipertebal

BLIMBINGSARI - Landasan pacu Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, akan diperkuat dan dipertebal agar dapat melayani penerbangan dengan pesawat yang berukuran lebih besar. Peningkatan ini menyusul rencana dibukanya direct flight Jakarta-Banyuwangi menggunakan pesawat Boeing 737-600

Kepala Bandara Blimbingsari Banyuwangi Dodi Dharma Cahyadi mengatakan, untuk bisa didarati pesawat Boeing 737, ada beberapa spesifikasi yang harus dipenuhi bandara. Beberapa specifikasi itu diantaranya run way, apron, fasilitas pengisian bahan bakar dan infrastruktur lainnya. “Saat ini runway bandara Blimbingsari 2250 meter dengan lebar 30 meter. Sepanjang 1800 meter ketebalannya baru 27 PCN  (Pavement Classification Number) dan baru bisa digunakan untuk jenis pesawat ATR,” ungkapnya

Untuk mendaratkan Boeing, lanjut Dodi Dharma Cahyadi idealnya panjang landasan  2500 meter, dengan ketebalan landasan 39 PCN. Pada tahun 2017, APBN sudah mengalokasikan anggaran untuk overlay penebalan landasan.

Menurutnya, saat ini proses lelang untuk penebalan bandara telah rampung. Dengan penambahan ketebalan tersebut, diharapkan batas kekuatan landasan dapat terpenuhi. “ Minggu depan akan dilaksanakan  pekerjaan penebalan bandara dengan PCN 39. Waktu pekerjaan kami tetapkan 30 hari. Setelahnya, runway diverifikasi oleh direktorat teknis di Kementerian Perhubungan agar siap diterbangi. Kami perkirakan akhir bulan depan landasan sudah siap,” jelas Dodi

Dengan ditingkatkannya kekuatan landasan pacu menjadi 39 PCN, Bandara Blimbingsari dapat melayani penerbangan pesawat Boeing 737-600 dengan kapasitas 130-an penumpang. Dari hasil koordinasi yang dilakukan bersama Pemkab Banyuwangi, pesawat yang dipakai oleh maskapai untuk rute Jakarta-Banyuwangi sudah sesuai dengan kondisi teknis bandara pasca-penebalan landasan. “Intinya, Bandara Blimbingsari sudah sangat memadai untuk menyambut rute baru tersebut saat mudik ,” terangnya

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, rute baru itu akan mempersingkat perjalanan menuju di Banyuwangi. Selama ini, wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang berangkat dari Jakarta untuk menuju ke Banyuwangi harus transit dulu di Bandara Juanda, Surabaya, setelah itu baru menuju ke Banyuwangi. “Tentu dengan direct flight Jakarta-Banyuwangi, para wisatawan, dunia usaha, maupun masyarakat luas bisa lebih hemat waktu karena pesawat langsung menuju ke Banyuwangi,” kata Anas.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar