Tahun Depan Ditarget Tumbuh 6,57 Persen

KALIPURO   Pertumbuhan ekonomi (PE) Banyuwangi pada 2018 diproyeksi naik menjadi 6,57 persen. Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Banyuwangi berkomitmen untuk menjaga konsumsi masyarakat dan mendorong efektivitas belanja daerah.

Proyeksi pertumbuhan itu disampaikan Bupati Abdullah Azwar Anas pada acara  pembukaan Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) penyusunan rencana kerja (Renja) tahun 2017 di Hotel Ketapang Indah kemarin (9/3).  Menurut Anas, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2016 pertumbuhan ekonomi tercapai 6,01 persen atau lebih tinggi realisasi pertumbuhan Jatim dan nasional. Tren positif itu menyebabkan daerah optimistis dengan kondisi ekonomi yang terus kondusif di tahun depan dengan proyeksi pertumbuhan pada kisaran 6,57 persen. “Proyeksi pertumbuhan ekonomi ini sesungguhnya sangat berat, di tengah situasi perekonomian global dan nasional yang saat ini masih belum kondusif,” ujar Anas.

Untuk merealisasikan pertumbuhan ekonomi tersebut, Anas juga menyampaikan beberapa komponen pendukung yang harus dijaga agar tetap stabil. Pertama konsumsi rumah tangga yang kuat dan terus tumbuh. Serta menjaga keberlangsungan investasi di daerah.

Selain itu, Anas juga mendorong belanja pemerintah daerah yang efektif dan efisien. Kontribusi APBD 2018 akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan lebih tinggi. “Kita juga harus menjaga perdagangan keluar dan ke dalam daerah untuk memperkuat ekonomi lokal. Caranya dengan melakukan promosi dan pemanfaatan produk lokal dan menekan konsumsi produk impor,” ungkapnya.

Forum SKPD Penyusunan Rencana Kerja (Renja) merupakan agenda tahunan untuk mempersiapkan program prioritas kabupaten untuk tahun 2018. Forum itu menjadi wadah berbagai usul program-program prioritas pembangunan yang dihadiri seluruh SKPD, Camat dan Lurah se Banyuwangi

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar