DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA  Pelajar dan Pemuda Saling Berbagi Ilmu Perbengkelan

GENTENG- SEBANYAK 160 pemuda dan pelajar dari 11 kecamatan yang terbagi dalam 16 lokasi desa/kelurahan telah usai melaksanakan pelatihan perbengkelan. Pelatihan ini juga diikuti Sekolah Menengah Kejuruan, yaitu SMK Muhammadiyah 2 Genteng dan SMKN 1 Glagah. Pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari, dan tanggal 14 hingga 18 Februari 2017 lalu.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, sinergi pelatihan dengan SMK ini sangat penting. Hal ini untuk mengintegrasikan setiap program pelatihan pemerintah dengan SMK. Dengan digabungnya pemuda dan siswa dalam satu paket pelatihan perbengkelan ini follow-up-nya bisa terukur.  Sehingga hasil dari pelatihan ini lebih optimal begitu juga dengan ketepatan sasarannya juga terukur.  “Sengaja kita optimalkan dengan SMK, karena selain memiliki tenaga ahli, mereka juga terdapat fasilitas yang memadai,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Wawan Yadmadi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari (14-18 Februari 2017). Tujuan dari pelatihan ini adalah membantu para warga, khususnya generasi muda, yang belum mempunyai pekerjaan agar mempunyai keterampilan dan keahlian dalam bidang perbengkelan. Sehingga diharapkan dengan keterampilan dan keahlian itu mereka dapat bekerja ataupun membuka lapangan pekerjaan di bidang perbengkelan.

Pelajar SMK dan pemuda mereka bisa saling berbagi pengalaman. Siswa yang selama ini banyak ilmu, bisa sharing dengan pemuda desa yang menemui banyak kasus karena praktek langsung di bengkelnya. “Dengan pelatihan ini, kita ingin melahirkan pemuda-pemuda yang memiliki keterampilan tertentu, yang bisa menjadi bekal untuk berwirausaha. Mereka yang ikut pelatihan ini adalah pemuda desa yang memang memiliki keinginan kuat untuk maju. Rata-rata mereka sudah ada kemampuan dasar, di sini kita tinggal mengasah dan menambah keterampilan mereka,” kata Wawan.

Pelatihan perbengkelan yang digelar di SMK Muhammadiyah 2 Genteng ini tergolong istimewa. Selain dibimbing instruktur andal dari SMK dan praktisi, bengkel SMK yang jadi laboratorium untuk pelatihan ini sangat lengkap. Mulai dari bengkel mobil yang standart-nya  seperti bengkel dealer. Serta telah bekerja sama dengan ASCO Daihatsu dan PT Astra Honda Motor (AHM). “Pelatihan ini juga melibatkan 32 instruktur ahli perbengkelan dari desa dan sekolah kejuruan kualifikasi,” pungkas Wawan. (*/als)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar