12 Cabor Hambat Pencairan Dana KONI

BANYUWANGI – Dana pembinaan olahraga dari APBD Banyuwangi tahun 2017 sebesar Rp 3 miliar untuk cabang olahraga yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sepertinya masih belum dapat dicairkan dalam waktu dekat. Hal itu dikarenakan masih ada 12 cabor yang hingga kemarin (20/2) belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban keuangannya kepada KONI.

Lamanya penyerahan LPj dari cabor itu sebenarnya telah dikeluhkan jauh-jauh hari oleh KONI Banyuwangi. Sekretaris KONI Banyuwangi, Mukayin mengatakan, sebenarnya laporan keuangan cabor sudah diminta sejak akhir Desember tahun lalu. Namun, melihat alasan beberapa cabor, KONI pun memberikan toleransi hingga akhir Januari.

Akan tetapi, rupanya pemberian tenggat waktu itu tidak membuat 12 cabor tersebut menyerahkan LPj. Padahal, menurut Mukayin, jangankan 12 Cabor, satu cabor pun jika tidak menyerahkan LPj, maka akan menghambat semua dana bagi seluruh cabor. Ke-12 cabor yang tidak menyerahkan LPj tersebut adalah renang, panjat tebing, selam, tinju, angkat berat, judo, sepak bola, bulu tangkis, senam, taekwondo, wushum dan sepeda sport.

“Sekarang pencairan masih dalam proses pengkajian di BPKAD. Padahal jika cepat seharusnya ini sudah proses mendekati pencairan. Ini sudah di luar batas toleransi yang kita berikan,” tegas Mukayin. Dia juga menambahkan, anggaran untuk dana pembinaan dari pemkab tahun ini tak berbeda dengan tahun lalu. Yaitu, sebesar Rp 3 miliar.

Padahal, angka yang diajukan para cabor sebelumnya mencapai Rp 9 miliar. Karena itu, sebelumnya dia berencana akan mengajak seluruh cabor untuk merumuskan pembagian dari dana pembinaan itu. Agar tidak ada lagi persepsi “pilih kasih” dari KONI kepada  cabor-cabor tertentu.

“Makanya, kita minta cabor sesegera mungkin menyerahkan LPj-nya. Tapi selama ini ada saja alasannya, yang ketua umumnya belum tanda tangan, ini, dan itu. Padahal jika segera diserahkan kita bisa segera menata untuk pencairan selanjutnya,” pungkasnya. (fre/als)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar