Mengenal Poli Konsultasi Gizi RSI Fatimah

BANYUWANGI- Pelayanan gizi di rumah sakit memiliki peran yang cukup penting dalam proses pencegahan maupun penyembuhan suatu penyakit, pelayanan gizi disesuaikan dengan keadaan klinis pasien, status gizi, serta status metabolisme tubuh. Dampak gizi terhadap kesehatan seseorang juga telah banyak diketahui oleh masyarakat luas.

Asupan zat gizi yang tidak sesuai dengan kebutuhan, baik kelebihan maupun kekurangan zat gizi erat kaitannya dengan peningkatan risiko penyakit maupun komplikasinya. Kelebihan gizi berisiko timbulnya penyakit degenerative, sementara kurang gizi berdampak terhadap timbulnya penyakit infeksi, lamanya penyembuhan dan lama hari rawat. Namun, kondisi tersebut dapat diatasi dengan pemberian dukungan gizi yang tepat melalui pelayanan asuhan gizi yang berkualitas.

Hal ini disampaikan Emmy khojayaningrum, Amd. Gz, Kepala pelayanan dan konseling gizi RSI Fatimah Banyuwangi. Dikatakan, keadaan dan status gizi seseorang berpengaruh terhadap penampilan, kesehatan, pertumbuhan perkembangan dan ketahanan tubuh terhadap penyakit, serta turut berperan dalam proses penyembuhan penyakit, Instalasi Pelayanan Gizi RSI Fatimah, lanjut dia, memberikan layanan konsultasi gizi baik permintaan sendiri maupun rujukan dari dokter spesialis lainnya.

“Di unit rawat jalan terdapat poli konsultasi gizi yang berkesinambungan dimulai dari perencanaan diet, pelaksanaan konseling diet hingga evaluasi rencana diet kepada pasien rawat jalan selain itu juga melayani Konsultasi penurunan atau peningkatan berat badan, Konsultasi terapi diet khusus seperti diabetes mellitus, jantung dan pembuluh darah, stroke, Konsultasi gizi bedah digestive (saluran pencernaan), seperti gastrektomi, ileostomi, colostomy, appendicitis, batu empedu, Konsultasi gizi non digestive (luar saluran cerna) seperti ortopedi, urologi, jantung dan Konsultsi gizi kesehatan ibu dan anak.

Masih menurut Emmy, mekanisme konsultasi gizi di RSIF adalah pasien datang dengan membawa rujukan kemudian dilakukan assesmen dimulai dengan pengukuran anthropometri (tinggi badan dan beerat badan) dilanjutkan anamese riwayat makan, riwayat personal, hasil laborat dan hasil pemeriksaan fisik oleh dokter yang akhirnya didapatkan diagnosa gizi yang oleh ahli gizi digunakan untuk memberikan intervensi, konseling dengan bantuan leaflet, leaflet yang digunakan sesuai dengan jenis penyakit, kebutuhan gizi pasien. Juga  dijelaskan tujuan diet, jadwal, jenis dan junlah bahan makanan, tak lupa juga disampaikan apa-apa yang boleh dan apa-apa yang harus dihindari.

Bagi yang memerlukan konsultasi gizi bisa datang langsung setiap hari jam keja ke unit rawat jalan bagian poli konsultasi gizi RSI Fatimah Banyuwangi. (*/als)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar