Harga Jahe Murah, Penjualan Seret

BANYUWANGI – Dalam satu bulan terakhir ini, harga jahe di Pasar Banyuwangi anjlok drastis menjadi Rp 3 ribu dari sebelumnya Rp 10 ribu. Anjloknya harga jahe itu dipengaruhi melimpahkan produksi jahe dalam beberapa bulan belakang ini.

Nasirudin, 40 salah satu pedagang jahe di Pasar Banyuwangi mengungkapkan, meski harga jahe sangat murah namun tidak mempengaruhi omzet penjualan. Harga murah tidak berhasil mendongkrak penjualan dan trend pembelian jahe terus merosot. ”Stok terlalu banyak, kita sulit menjualnya,” kata Nasirudin.

Nasirudin mengatakan, berdagang jahe bukanlah seperti berdagang beras. Permintaan jahe dari konsumen tentunya tidak sebanyak beras. Sehingga  apabila stok sedang melimpah, pedagang jahe malah terancam akan merugi karena tidak bisa menjual keseluruhan jahe dari pengepul. ”Pasokan dari pengepul datang terus. Panen petani sedang bagus. Tapi jahe ini kan tidak terlalu pokok, jadi masyarakat belinya tidak terlalu banyak,” tandasnya.

Karena sulit untuk menjual jahe dagangannya, jahe yang stok di dalam, gudang saat ini sudah banyak yang mulai layu. Tentu dengan kondisi jahe yang mulai tidak sempurna itu akan membuat pembeli menjadi enggan untuk membeli jahe yang ada. ”Meski sudah harga per kilogramnya saat ini sudah murah  Rp 3 ribu, jahe yang kami jual ke konsumen terus kami turunkan harganya agar stok cepat habis,” katanya. (tfs/afi)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar